Bupati Purwakarta Larang Sekolah Berikan PR Pada Siswa, Setuju?

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (Foto: zonadinamika.com)

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi terkenal suka mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dianggap bernilai positif. Kali ini, dia membuat kebijakan baru yang cukup menghebohkan di mana dia melarang sekolah untuk memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada para siswa.

Lewat sebuah surat edaran Bupati Purwakarta, pemerintah kabupaten memberlakukan larangan pemberian PR akaemis untuk tingkat SD sampai SMA di daerahnya.

Dedi mengatakan surat tersebut sudah ditandatangani sejak 1 September 2016 kemarin. Dan sejak tanggal 6 September, larangan pemberian PR sudah mulai diberlakukan.

Pria berusia 45 tahun itu menjelaskan alasannya melarang sekolah memberikan PR kepada para siswa. Dia mengatakan PR yang diberikan pada siswa idealnya menuntut para siswa untuk mengaplikasikan ilmuanya yang didapat dari skeolah di kehidupan sehari-hari.

Misalnya saja untuk pelajaran biologi atau kimia, di mana para siswa diminta membuat kompos atau pupuk dari kotoran domba.

"Dengan cara ini, siswa langsung mempraktikan teori yang diberikan sekolah," kata Dedi, seperti dilansir JPPN.com.

Bagaimana, apakah Anda setuju dengan larangan pemberian PR pada siswa?
X