15 Tahun Berlalu, Ini 6 Fakta Tragedi 9/11 Yang Mungkin Belum Diketahui

The Mind Unleashed

11 September 2001 dikenal sebagai serangan teroris terbesar yang pernah terjadi di Amerika Serikat. Meski sudah 15 tahun berlalu, insiden mengerikan itu masih dikenang sampai sekarang, khususnya oleh warga Amerika Serikat.

Serangan itu diawali dengan pembajakan empat pesawat milik maskapai AS oleh kelompok teroris Al Qaeda. Dua pesawat yang dibajak kemudian ditabrakan ke Menara Kembar World Trade Center (WTC) bagian selatan dan utara di New York.

Kedua menara itu pun hancur seketika dan meninggalkan korban jiwa yang jumlahnya mencapai ribuan. Sejak tragedi itu, AS semakin gencar memburu teroris sampai sekarang. AS bahkan mengungkapkan bahwa mereka tak akan pernah bernegoisasi dengan teroris.

Terlepas dari itu, berikut fakta-fakta tragedi 9/11 yang mungkin belum Anda ketahui, seperti dilansir Wow Menariknya dari The Richest.

6. Serangan ini bukan yang pertama kali dialami WTC

(foto: The Richest)

11 September 2001 bukan serangan pertama yang diluncurkan ke Menara Kembar World Trade Center. Pada 23 Februari 1993, sebuah bom yang berpusat di area parkir gedung meledak dan menewaskan enam orang, dan ratusan ribu lainnya mengalami luka-luka. Tragedi 9/11 dipercaya merupakan tingkatan dari serangan yang terjadi pada 23 Februari 1993 silam.

5. Video serangan ke Pentagon dirahasiakan

(foto: The Richest)

Dari empat pesawat yang dibajak, salah satunya ada yang ditargetkan ke Pentagon, tapi serangan itu gagal. Karena video serangan ke Pentagon tidak pernah dirilis, muncul teori konspirasi.

Ada yang menyebutkan kalau pemerintah AS sengaja menyembunyikan video serangan tersebut agar bisa mengadili Zacarias Moussoui, warga Perancis keturunan Maroko yang dituduh terlibat dalam serangan 9/11. Sementara itu, tidak diketahui alasan lain kenapa video serangan ke Pentagon masih dirahasiakan.

4. Seni seharga 100 juta dolar hancur

(foto: The Richest)

Sementara ribuan jiwa melayang dalam insiden ini, seni bernilai ratusan juta dolar pun ikut musnah. Salah satunya patung orange yang dirancang oleh Alexander Calder. Selain itu, ada beberapa karya dari seniman ternama yang juga hancur, di antaranya koleksi patung Rodin yang dibuat oleh Picasso dan Roy Lichtenstein. Lalu di Menara bagian selatan ada permadani karya Joan Miro yang juga ikut hancur karena serangan 9/11.

3. Konsumsi minuman alkohol meningkat tajam

(foto: The Richest)

Beberapa minggu setelah serangan terjadi, tercatat konsumsi minuman alkohol meningkat tajam. Beberapa warga AS merasa depresi dan memutuskan pindah ke minuman beralkohol.

2. Api kebakaran baru bisa padam 100 hari kemudian

(foto: The Richest)

Pada akhir Desember 2001, api sisa-sisa reruntuhan gedung WTC baru bisa dipadamkan secara keseluruhan. Api sulit dipadamkan terutama di bagian bawah gedung karena banyak benda yang terlalap api.

Selama itu pula, pemadam kebakaran terus berusaha keras memadamkan api yang sulit untuk dijangkau. Baru setelah 100 hari insiden ini terjadi, api bisa dipadamkan.

1. Target teroris awalnya nuklir

(foto: The Richest)

Satu tahun setelah insiden 9/11, Al Jazeera merilis sebuah wawancara eksklusif dengan dua pelaku serangan yang diduga pemimpin Al Qaeda ketika itu. Mereka berdua mengungkapkan bahwa target utama mereka pada awalnya adalah pembangkit nuklir di seluruh negeri.

Tapi mereka tidak jadi melakukannya karena risiko yang besar jika seandainya pembangkit nuklir dihancurkan. Dampaknya bukan hanya pada Amerika tapi pada seluruh dunia.
X