Suporter Celtic Kibarkan Bendera Palestina Di Kualifikasi Liga Champions

Ratusan fans Celtic mengibarkan bendera Palestina di dalam stadion saat melawan tim asal Israel (foto: Twitter)

Suporter tim sepak bola asal Skotlandia Celtic F.C terlihat mengibarkan bendera Palestina saat menjamu tim asal Israel, Hapoel Beer Sehva di kualifikasi Liga Champions, pada hari Rabu (17/8) kemarin.

Pertandingan yang berlangsung di Celtic Park, Glasgow itu berubah jadi lautan hijau, merah, hitam dan putih sebagai bentuk 'sindiran' terhadap kebijakan Israel di Yerusalem Timur, tepatnya di Jalur Gaza.

Selama pertandingan, ratusan suporter Celtic terus mengibarkan bendera Palestina. Karena aksi tersebut, Celtic bisa dikenakan denda oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) karena dianggap telah melancarkan protes politik di dalam stadion.

(foto: Twitter)

Pada tahun 2014 saja, Celtic dikenakan denda sebesar $20.750 karena penggemar mereka mengibarkan bendera Palestina dalam pertandingan melawan tim asal Islandia, KR Reykjavik.

Mereka melakukan semua itu sebagai bentuk protes terhadap operasi militer Israel di Gaza yang menewaskan 2.200 warga Palestina dan 73 warga Israel pada tahun 2014 lalu.

(foto: Twitter)

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh sebuah kelompok yang disebut Fans Celtic sebelum pertandingan dimulai, seperti dimuat laman Newsweek (20/8), menyebutkan bahwa sepak bola digunakan UEFA untuk menutupi sifat sejati Israel.

Celtic merupakan klub sepak bola yang sebagian besar fansnya adalah Katolik Irlandia yang dikenal pro terhadap Palestina. Mereka menganggap perjuangan Palestina melawan Israel sama dengan perjuangan Irlandia Utara dulu ketika melawan penjajahan Inggris.
X