Perayaan Ulang Tahun Di Indonesia Yang Mengundang Kontroversi

(foto: Facebook)

Merayakan hari saat kita dilahirkan atau ulang tahun memang boleh-boleh saja sebagai bentuk rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Tapi terkadang, perayaan ulang tahun di Indonesia suka terlalu berlebihan.

Di antara kalian mungkin pernah melihat bagaimana orang yang sedang ulang tahun dilempari telur, kemudian dilempari tepung, lalu disiram dengan air kotor oleh teman-temannya. Ya, itu sudah menjadi kebudayaan di Indonesia di mana ulang tahun dirayakan dengan hal yang sebenarnya tidak pantas dilakukan.

Seperti postingan akun Facebook bernama Sarah Nasution yang baru-baru ini mengundang kontroversi. Pasalnya, dalam postingan tersebut Sarah mengunggah peryaan ulang tahun temannya bernama Wiwa Gustita.

Perayaan ulang tahun itu terbilang kejam pasalnya siswa bernama Wiwa itu terlihat diikat kemudian dilempari telur sebagai bentuk balas dendam.

(foto: Facebook)

Mirisnya lagi, mulut dan wajah Wiwa dilempari telur sampai ia terlihat menangis dengan baju pramukanya yang sudah dibasahi oleh telur. Walau ia terlihat menangis memohon belas kasihan, Wiwa tetap saja diikat dan dijahili temannya.

Sontak, banyak netizen yang geram dengan perayaan ulang tahun zaman sekarang. Menurut netizen, orang yang ulang tahun itu seharusnya jadi raja bukan dijahili apalagi disiksa seperti yang dialami Wiwa.

Belum lagi, telur yang biasa digunakan untuk menceplok orang yang ulang tahun terbuang sia-sia, sementara di luar sana masih banyak yang kelaparan.

Nah, daripada merayakan ulang tahun seperti itu, mening berbagi makanan kepada orang yang membutuhkan untuk mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi umur.
X