Kenapa Kebanyakan Orang Korea Bermarga Kim Atau Lee?

Lee Min Ho (foto: blogspot.com)

Bagi yang tidak terlalu akrab dengan budaya di Korea, mungkin sangat mudah mengasumsikan bahwa kebanyakan warga Korea memiliki marga Kim, Lee, Park atau Choi.

Menurut The Economist, 1 dari 5 orang Korea Selatan memiliki nama Kim atau Lee dan 1 dari 10 orang memiliki nama Park. Tiga nama ini merupakan yang paling sering digunakan dari lebih 50 juta penduduk Korea. Tahu tidak kenapa kebanyakan warga Korea memakai tiga nama tersebut?

Sebelum tahun 1000, Raja Korea Wang Geon, yang mendirikan dinasti Goryeo, memutuskan untuk mengizinkan orang untuk mengadopsi nama keluarga atau marga untuk membedakan mana anggota dari keluarga garis keturunan kerjaan.

Kim Hee-sun (foto: wordpress.com)

Ketika itu, sebagian besar orang mengikuti ujian pegawai negeri sipil dalam upaya meningkatkan derajat nama keluarga mereka. Siapa pun yang lulus ujian, maka mereka berhak menuliskan nama keluarganya dan akan dicatat dalam buku silsilah.

Nama Kim, Lee, dan Park dulu digunakan hanya untuk anggota kerajaan. Setelah beberapa abad berlalu, rakyat mulai menggunakan nama-nama itu untuk mereka sendiri dan terus berlanjut sampai sekarang.

Park Shin-hye (foto: Twitter)

Pada tahun 1894, Korea menghapuskan sistem mereka yang berbasis kelas atau serupa dengan kasta, dan mengizinkan warga untuk menggunakan nama-nama yang populer. Dan pada tahun 1909, semua orang diwajibkan mendaftarkan nama keluarga mereka dalam catatan negara.

Sudah hampir seribu tahun berlalu, nama Kim, Lee, Park atau Choi masih populer digunakan oleh orang Korea karena dianggap berkelas.
X