Ini Alasan Ilmiah Kenapa Anda Suka Mabuk Kendaraan

Ilustrasi mabuk kendaraan (foto: mnn.com)

Mungkin di antara kalian ada yang pernah merasakan pusing, mual, atau muntah ketika naik kendaraan. Menurut para ahli, hal itu sangat wajar terjadi karena otak memiliki alasan mengapa kita bisa mabuk kendaraan.

Seperti dilansir dari National Geographic, para ahli mengatakan bahwa mual selama melakukan perjalanan dengan menggunakan alat transfortasi seperti mobil, kapal, atau pesawat dikarenakan otak kita belum mampu beradaptasi dengan benda bergerak.

Tapi ada juga sebagian orang yang otaknya bisa beradaptasi dengan benda bergerak dalam waktu relatif singkat sehingga mereka jarang mengalami mabuk kendaraan.

Selain itu, ada alasan lain kenapa kita suka mabuk kendaraan. Saat berada di kendaraan, otak kita menerima sinyal yang bertentangan dari mata dan telinga.

Saat naik kendaraan, tubuh secara teknis tidak bergerak dan duduk saja, tapi menurut otak secara bersamaan, kita dianggap sedang bergerak dalam kecepatan tertentu sesuai sensor keseimbangan di dalam bagian telinga kita.

(foto: momtastic.com)

Misalnya saja saat kita membaca buku ketika berada di dalam kendaraan. Maka mata kita mengirimkan informasi ke otak bahwa kita sedang tidak bergerak, sementara telinga mengatakan hal sebaliknya.

Akibatnya, otak kita jadi kebingungan dan berpikir kalau kita keracunan. Dan satu-satunya cara otak untuk menghalau racun, yaitu dengan memuntahkan isi perut.

"Ketika otak dibingungkan dengan hal-hal semacam itu, ibaratnya dia akan berkata  'oh entah apa yang harus dilakukan, yang jelas tubuh sedang sakit'," kata ahli saraf Dean Burnett dari Cardiff University.

"Hasilnya, kita pun mabuk karena otak terus menerus khawatir akan diracuni," tambahnya.

Oleh karena itu, untuk mengatasi kemabukan, Anda coba melihat ke luar jendela dan menatap kejauhan. Hal itu bisa membuat sinyal dari mata dan telinga jadi sinkron sehingga otak tidak kebingungan.

Karena hal itu pula jarang pengemudi yang mabuk dikarenakan pengemudi menatap terus ke jalan dan ada banyak bukti visual yang dikirim ke otak bahwa kita benar-benar sedang bergerak.
X