3 Negara Dengan Denda Tilang Paling Mahal, Indonesia Termasuk

(foto: gayopost.com)

Setiap negara pasti menerapkan peraturan agar para pengendara bisa tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Untuk menjamin aturan tersebut dipatuhi dengan baik oleh para pengendara, biasanya suka ada sanksi berupa denda bagi siapa saja yang berani melanggar aturan tersebut.

Istilah tersebut sering kita kenal dengan sebutan tilang. Mungkin di antara kalian pernah ada yang ditilang dan dikenakan uang denda dengan jumlah tertentu. Tapi tahu tidak, sebenarnya Indonesia memiliki tarif denda tilang yang sangat mahal, bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

Selain di Indonesia, beberapa negara ini memiliki tarif denda tilang paling mahal di dunia, bahkan ada yang mencapai 9 juta per satu kali pelanggaran. Berikut seperti dilansir Wow Menariknya dari Liputan6 dan Carmudi, tiga negara dengan dendan tilang paling mahal.
 
3. Indonesia

(foto: tempo.co)

Hukuman bagi para pelanggar lalu lintas di Indonesia sebenarnya sangat berat dan mahal. Namun karena penegakan hukum yang lemah, tarif denda tilang pun bisa dinegoisasi hingga jadi murah. Tahu tidak berapa tarif asli denda tilang di Indonesia?

Denda yang dikenakan bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta. Selain memberlakukan hukuman denda, pemerintah Indonesia juga memberlakukan hukuman penjara sampai 1 tahun bagi pelanggar lalu lintas yang melampaui batas.

2. Ghana

(foto: newsghana.com)

Rentang denda maksimal yang harus dibayar oleh pengendara yang melanggar lalu lintas di Ghana dapat mencapai Rp 750 ribu sampai Rp 8 juta. Denda paling murah, Rp 750 ribu, dikenakan kepada pengemudi yang parkir sembarangan, sementara yang kedapatan balapan akan didenda sebesar Rp 2 juta.

Untuk denda yang paling mahal, Rp 9 juta, dilayangkan kepada pengemudi yang kedapatan menerobos lampu merah, mengemudi dalam keadaan mabuk dan menelepon saat mengemudi.

1. Jerman

(foto: wpdh.com)

Jerman menempati urutan pertama sebagai negara yang memberlakukan tarif denda tilang paling mahal di dunia. Pengendara yang berani melanggar aturan lalu lintas di negara ini bisa dikenakan denda sebesar Rp 900 ribu hingga Rp 9 juta, termasuk larangan mengemudi selama 3 bulan.

Denda tilang terendah dilayangkan kepada pengemudi yang kedapatan menggunakan telepon saat mengemudi. Sementara denda yang paling mahal dilayangkan kepada pengemudi yang kedapatan melakukan balapan liar di jalan raya.
X