Hati-Hati, Aplikasi Ini Bisa Masukan Narkoba Ke Dalam Musik

Ilustrasi I-Doser

Penyalahgunaan narkoba sudah menjadi masalah yang nampaknya sulit diberantas di tanah air. Terbukti lebih dari empat juta masyarakat Indonesia terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Sejak tahun lalu publik diresahkan dengan sebuah aplikasi bernama I-Doser yang dikabarkan dapat memberikan rfek yang sama seperti kita mengonsumsi narkotika.

I-Doser yang merupakan sebuah aplikasi gelombang suara di telepon genggam ini dikabarkan dapat mengeluarkan gelombang suara yang dapat menstimulasi otak yangdapat membuat pendengarnya berhalusinasi.

Aplikasi tersebut bahkan menyediakan tipe dosis seperti dosis ganja, kokain, LSD dan jenis-jenis lainnya.

Kepala Bdan Narkotika Nasional menyebutkan bahwa aplikasi gelombang suara tersebut merupakan narkoba jenis digital pasalnya belum ada penelitian lebih lanjut aplikasi tersebut bisa berdampak negatif pada otak.

Narkoba digital yang masuk lewat telinga manusia dapat menyebabkan halusinasi, lemas, super sensitif dan kecandua. Namun banyak juga penggunanya yang berkelakukan aneh setelah mendengarkan aplikasi tersebut.

Hingga kini kepala BNN masih mendalami efek dari aplikasi tersebut dengan bekerja sama dengan kementrian sosial.
X