Masjid Pertama Di Jepang Ini Tetap Kokoh Meski Diterjang Bom Atom Dan Gempa

Masjid Kobe pada tahun 1945 (Foto: taghribnews.com)

Masjid Kobe adalah masjid pertama yang didirikan di Jepang. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1928 di Nakayamete Dori, Chuoku, Kobe dan diresmikan pada bulan Oktober tahun 1935.

Pada masa Perang Dunia II, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945. Dua kota kebanggaan Jepang itu rata dengan tanah dan semua bangunan hancur dalam sekejap.

Saat itu, Kobe juga menerima serangan bom. Meski tak sekuat bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, namun Kobe juga ikut rata dengan tanah. Di tengah-tengah bangunan yang hancur, Masjid Muslim Kobe masih berdiri tegak.

Masjid ini hanya mengalami retak pada bagian dindingnya dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjidnya juga jadi hitam gara-gara asap bom.

Masjid Kobe sekarang (Foto: doktoraji.wordpress.com)

Para tentara Jepang yang berlindung di masjid ini juga ikut selamat begitupun dengan senjata yang disembunyikannya. Kemudian masjid ini jadi tempat pengungsian korban perang.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Arab Saudi dan Kuwait mengocorkan dana untuk merenovasi masjid ini. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan yang baru yang didatangkan langsung dari Jerman.

Tak sampai disitu, kekokohan Masjid Kobe kembali lagi diuji ketika gempa bumi besar mengguncang Jepang pada 17 Januari 1995. Ajaibnya, Masjid Kobe masih bisa bertahan dari guncangan gempa yang dianggap sebagai gempa paling buruk dalam sejarah Jepang itu.
X