Kenapa Kebanyakan Hantu Itu Berwujud Perempuan?


Kenapa kebanyakan hantu berwujud perempuan? Pertanyaan yang cukup menakutkan tapi bisa membuat Anda bingung. Jika diamati, hantu-hantu yang fenomenal di Indonesia memang rata-rata perempuan.

Sebut saja, kuntilanak, sinderbolong, suster ngesot, dan genderewo. Di Jepang, ada sadako, rokurokubi (hantu Jepang berleher panjang), kemudian di Amerika ada Bloody Marry, Annabellle, dan masih banyak lagi. Dari situ, bisa diambil kesimpulan bahwa kebanyakan hantu berwujud wanita.

Lalu kenapa perempuan sering dijadikan ikon hantu-hantu menyeramkan, kenapa tidak preman pria yang bertato biar lebih greget lagi seramnya? Mungkin saja ini alasannya!

1. Perempuan bukan makhluk yang lemah


Perempuan sering dianggap lemah dan kerap kali dijadikan objek yang tepat untuk disakiti. Hati-hati lho kalau mereka sudah meninggal dan arwahnya tidak diterima Illahi, konon mereka akan gentayangan dan mengahntui pria yang berani menyakitinya. Disitu ketahuan mana yang lebih kuat, hantu perempuan atau pria tukang nyakitin cewek.

2. Rambutnya Panjang


Rambut panjang perempuan menambah nuansa seram. Coba bayangkan kalau rambut hantu itu mirip anak punk, boro-boro seram, yang ada malah tertawa. Atau kepalanya botak, entar malah diurus suruh nyuri uang orang.

3. Tawanya itu yang bikin merinding


Suara tawa perempuan memang lemah lembut, tapi kadang bikin merinding. Iya sih kalau lihat tawa cewek cantik itu bikin adem, tapi kalau lagi malem-malem ada suara cewek, dijamin kamu akan ngompol di celana.

Itulah kira-kira kenapa kebanyakan hantu berwujud perempuan.
X