Kasihan, Keluarga Ini Tinggal Di Kandang Ayam Selama 4 Tahun

Rumah keluarga Maulana yang merupakan bekas kandang ayam (foto: Okezone)

Kemiskinan masih jadi masalah besar di negeri ini. Sementara orang-orang bisa tinggal di rumah yang mewah dan nyaman, maka berbeda dengan keluarga Maulana yang menjadikan bekas kandang ayam sebagai istananya.

Maulana, warga Kampung Bojong, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terpaksa harus tinggal di kandang ayam bersama istrinya Heni (33 tahun) dan keempat anaknya karena faktor ekonomi.

Sedihnya lagi, mereka sudah tinggal di bekas kandang ayam tersebut selama 4 tahun lamanya. Setiap harinya mereka harus berdesak-desakan di dalam rumah yang hanya memiliki luas 2x3 meter itu, di mana sebagian besarnya terbuat dari bambu dan bilik.

"Saya dan keluarga sudah empat tahun di sini. Tidak punya uang kalau ngontrak rumah," kata Maulana, seperti dilansir Okezone.com, Jumat 29 April 2016.

(foto via Kompas.com)

Maulanan hidup seadanya dengan mengandalkan upah dari pekerjaannya sebagai penarik odong-odong. Dia menyewa odong-odong tersebut dari orang lain sebesar Rp 140.000 seminggu. Setiap harinya, ia bisa mendapat uang Rp 50.000. Namun malang jika hujan turun, ia kadang tidak mendapatkan uang sepeser pun.

Sementara itu, tanah tempat berdirinya kandang ayam yang didiami keluarga Maulana bukan miliknya. Tanah tersebut adalah milik Neni, tetangga Maulana yang merasa kasihan terhadapnya.

Namun, Maulana mengaku punya memiliki tanah beberapa meter. Lantaran tidak punya uang untuk membangun rumah, ia akhirnya terpaksa tinggal di bekas kandang ayam.

Dia berharap ada donatur yang mau mengulurkan tangannya. Sementara itu, Lurah Cipari Asep Kusdiana mengatakan pihaknya akan membantu Maulana melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan syarat tanah milik sendiri.
X