Foto-Foto Menakutkan Perwira Jepang Melakukan Ritual Bunuh Diri

Seppuku (foto: Viralnova)

Di Jepang ada sebuah ritual bunuh diri yang disebut seppuku. Tradisi brutal ini adalah tindakan menghabisi nyawa sendiri dengan cara merobek perut untuk memulihkan nama baik setelah gagal melaksanakan tugas atau melakukan kesalahan.

Seppuku mulai ada sejak tahun 1180 Masehi, namun dengan seiring berjalannya waktu, tradisi ini mulai dihilangkan. Selama Perang Dunia II, rupanya tradisi seppuku masih digunakan pasukan Jepang untuk menghukum mereka yang gagal melakukan tugas.

Hal itu dibuktikan dengan serangkain foto yang beredar di dunia maya awal pekan ini. Foto-foto tersebut menunjukkan seorang perwira Jepang mempersiapkan diri untuk melakukan ritual seppuku.

Seorang perwira Jepang yang tak disebutkan namanya sedang bersiap melakukan seppuku dengan dikawal seorang tentara.

(foto: Viralnova)
Biasanya, seppuku dilakukan dengan menusukan pedang ke bagian kiri perut kemudian menariknya ke kana.

(foto: Viralnova)
Pertama-tama pedang akan dibasuh dulu dengan air bersih dengan maksud agar pedang tersebut tidak tumpul.

(foto: Viralnova
Perwira itu terlihat membuka bajunya.

(foto: Viralnova)
Dia terlihat membersihkan pedangnya dengan sebuah handuk.

(foto: Viralnova)
Seppuku mulai dilakukan.

(foto: Viralnova)
Dengan beraninya, perwira itu menusukan pedangnya ke bagian perut.

(foto: Viralnova)
Beginilah akhir dari seppuku.

(foto: Viralnova)

Selama Perang Dunia II, kebanyakan tentara Jepang melakukan ritual bunuh diri dengan menggunakan senapan bukan pedang. Sementara itu, kasus seppuku terakhir kali terjadi pada tahun 2001 lalu, dan tidak pernah terdengar lagi sampai sekarang ada orang Jepang melakukan seppuku.
X