Piton Terpanjang Di Muka Bumi Ditemukan Di Malaysia

Ular piton sepanjang 8 meter ditemukan di Malaysia (foto: The Guardian)

Seekor ular piton besar ditemukan di sebuah lokasi kontruksi di Malaysia. Diperkirakan memiliki panjang 8 meter, ular ini memiliki kesempatan mengambil alih gelar ular terpanjang di dunia yang pernah ditangkap.

Ular piton tersebut berasal dari spesies sanca kembang, yang merupakan spesies ular terpanjang yang ditemukan di Asia Tenggara. Seperti dilansir The Guardian, ular itu terlihat di sebuah jembatan yang sedang dibangun di Paya Terubong, sebuah distrik di pulau Penang.

Herme Herisyam, seorang pejabat departemen Malaysia yang menangkap ular, mengatakan kepada The Guardian bahwa pekerja kontruksi menyatakan situasi darurat ketika ular itu ditemukan pada hari Kamis lalu. Setidaknya butuh waktu 30 menit untuk menjebak ular tersebut.

(foto: The Guardian)

"Itu (ular) panjangnya 8 meter dan beratnya sekitar 250 kg," kata Herisyam melalui telepon.

Sayangnya, ular piton besar itu meninggal pada hari Senin setelah melahirkan. Tidak diketahui secara pasti kenapa ular itu meninggal setelah meletakkan telurnya.

The Guinnes Book of World Records memberikan penghormatan kepada ular piton tersebut sebagai ular terpanjang di dunia, mengalahkan pemilik gelar sebelumnya, Medusa, yang sama-sama berasal dari jenis sanca kembang.

(foto: The Guardian)

Medusa kini tinggal di Missouri dan disimpan di The Edge of Hell Haunted Houses di Kansas City. Dia memiliki panjang 7,67 meter dan berat 158 kg ketika diukur pada tahun 2011 lalu.

Sebelum Medusa, pemegang rekor ular terpanjang di dunia adalah Fluffy, yang memiliki panjang 7,3 meter. Sayangnya, ia meninggal pada tahun 2010 di usia 18 tahun.

Pada tahun 1912, ular piton raksasa yang diperkirakan memiliki panjang 10 meter ditemukan di Indonesia dna tewas setelah ditembak.

X