Menderita Kelainan, Kakek Ini Tidak Tidur Selama Setengah Abad

Mehmet Inanc (foto: Were Blog)

Tidur adalah kebutuhan pokok setiap manusia. Dalam dunia medis, orang yang tidak tidur selama dua hari dua malam secara berturut-turut, maka orang tersebut bisa saja meninggal karena kelelahan. Tapi bagaimana jika ada orang yang tidak tidur selama setengah abad lebih?

Memang terdengar sangat mustahil, tapi seorang kakek asal Turki ini benar-benar tidak pernah tidur sama sekali selama 55 tahun lamanya. Dilansir Were Blog, pria bernama Mehmet Inanc (89) itu menderita gangguan tidur yang disebut insomnia kronis yang tak kunjung sembuh.

Dia mulai didiagnosis gangguan tidur ini pada tahun 1960 lalu ketika usianya baru 34 tahun. Sejak saat itu, ia tidak pernah tidur dan bahkan dokter yang terampil saja tidak bisa membuatnya tidur.

(foto: Were Blog)

Karena tidak bisa tidur, ia harus menghabiskan banyak waktu di malam hari. Meskipun demikian, kondisi tubuhnya tetap sehat dan bertenaga seperti orang yang sudah bangun tidur.

"Saya sekarang melihat itu sebagai hadiah dari Tuhan. Saya sehat dan aman dari insomnia. Saya memiliki semua waktu di dunia untuk melakukan apa yang saya bisa," kata Mehmet.

(foto: Were Blog)

"Saya membaca buku, saya bisa memecahkan teka-teki silang. Saya mendirikan sebuah bengkel kecil di ruang bawah tanah di mana saya bisa memperbaiki furnitur dan merajut topi serta kaus kaki," tambahnya.

Dokter yang berusaha menyembuhkan Mehmet dibuat bingung dengan insomnia ekstrim yang dideritanya. Meskipun sudah ditempatkan di ruang observasi, Mehmet tetap saja tidak bisa tidur. Selain itu, ia juga pernah mengkonsumsi berbagai macam jenis obat tidur, tapi tetap saja gagal.

(foto: Were Blog)

Bahkan ketika kakinya patah dan harus dioperasi, ia tetap tidak bisa tidur meski dokter sudah memberikan obat bius saat operasi. Alhasil, Mehmet tetap sadar dari awal sampai operasi berakhir.

Namun menurut seorang profesor neurologi bernama Gazi Ozdemir, mengatakan kalau Mehmet tetap tidur selama 5 sampai 10 menit saat siang hari. Hanya saja, Mehmet tidak menyadarinya dan matanya tetap terbuka. Oleh sebab itu, ia tidak butuh tidur di malam hari.
X