Kepribadian Seseorang Bisa Dinilai Dari Cara Makan Tahu Dan Cabai

Tahu Sumedang (foto: anakjajan.wordpress.com)

Kalian pasti pernah mencicipi makanan berbahan dasar kedelai berbentuk kotak ini? Ya, memang nikmat menyantap tahu yang masih panas, apalagi jika dicocol dengan sambal, waduh nikmatnya tidak tertolong.

Namun sebagian orang lebih suka makan tahu dengan cabai secara langsung. Rasanya memang sama-sama nikmat, dengan sensasi pedas cabai di lidah. Tapi tahu tidak, kepribadian seseorang bisa dilihat dari cara makan tahu dan cabai?

Penasaran yah seperti apa kepribadian Anda jika dilihat dari cara Anda makan tahu dan cabai? Berikut ulasannya yang didapatkan Wow Menariknya dari pesan berantai di aplikasi chatting.

Konservatif: Gigit tahu baru gigit cabai, yang berarti Anda bersikap suka mempertahankan keadaan, dan kebiasaan yang sering Anda lakukan.

Progresif: Gigit cabai dulu, baru gigit tahu. Berarti Anda memiliki kepribadian yang mengarah pada perbaikan dari yang sekarang, di mana Anda ingin jadi lebih baik lagi.

Spekulatif: Begitu nemu cabai, Anda akan langsung menggigitnya dengan harapan ada tahu di sampingnya. Anda adalah tipe orang yang spekulasi atau mengandalkan untung-untungan.

Imajinatif: Anda adalah orang yang sangat imajinatif jika belum mengigigt cabai dan tahu saja sudah merasa kepedesan.

Optimis: Anda memiliki sikap optimis jika Anda selalu yakin tahu akan muncul sambil mengemil cabai.

Koruptif: Mungkin Anda adalah calon korupsi jika makan tahu lima, tapi bayar cuma satu.

Dramastis: Habis makan tahu dan cabai, Anda seolah menangis dengan mata merah terus membayangkan ada segelas jus jeruk.

Kapitalis: Tahunya di makan, tapi cabainya ditanem supaya nanti kalau tumbuh bisa dijual dan dapat uang untuk membeli tahu lagi.

Sosialis: Kalau makan tahu dan cabai, pasti teman-temanya juga ikut dibagi.

Politis: Kalau saya menikmati satu tahu pun, gantung saya di pohon cabai. (Nyindir dikit).

Sadis: Makan tahu terus cabainya disosotin ke mulut orang lain.

Artis: Makan tahu pake cabai aja sampai ngundang wartawan.

Scientist: Jika luas permukaan tahu 4 cm persegi dan di makan dalam dua kali gigitan, berapa butir cabai yang diperlukan?

Narsistis: Sebelum makan tahu dan cabai, selfie dulu.

Filosofis: Jika itu tahu, lalu siapa aku?

Galau: Ada kalanya Anda gelisah antara lanjut makan tahu atau makan cabainya.

Romantis: Tahu tidak bahagia jika dimakan tanpa cabai, cabai bersedih jika dimakan tanpa tahu.

Masuk yang mana Anda? Yang penting jalan yang Politis dan yang Koruptif yah!
X