Ini Fungsi Acar Yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Acar biasanya terdapat sate (foto: selerasa.com)

Bagi penikmat kuliner Indonesia, tentu tak asing dengan olahan sayuran segar yang diberikan sedikit cuka. Ya, acar biasanya terbuat dari timun, wortel atau bawang merah segar yang dipotong dadu kecil kemudian diberi cuka.

Acar biasa kita temukan ketika menyantap sate, martabak, nasi goreng atau mie goreng. Sebenarnya apa manfaat acar tersebut? Acar memiliki manfaat sebagai pendamping makanan dan juga sebagai cemilan. Sebelum menyantap hidangan utama, sebagian orang akan menyantap acar terlebih dahulu.

Acar mengandung air dan cuka yang dapat menyegarkan tubuh, apalagi saat tubuh merasa lelah dan ngantuk. Bukan hanya itu, acar juga dapat mengobati diabetes, mencegah sembelit, menjaga daya tahan tubuh hingga mencegah dehidrasi.


Namun fungsi acar yang paling utama adalah sebagai anti bakteri. Makanan yang kita konsumsi belum tentu higenis, sehingga acar bermanfaat untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh serta membunuh bakteri yang telah masuk dalam tubuh.

Saat mengonsumsi sate, arang yang menempel pada daging memiliki zat yang bersifat racun. Acar juga berfungsi membuat kerja hati menjadi lebih ringan, dan proses detoksifikasi berjalan baik karena antiracun yan terkandung dalam acar.

Bukan hanya itu, acar juga kaya akan vitamin yang dapat mencegah berbagai penyakit seperti kolestrol, tekanan darah tinggi, dehidrasi hingga menjadi antikanker.
X