Bahaya Membungkus Gorengan Menggunakan Kertas

Orang Indonesia mana yang tak tahu gorengan? Kudapan satu ini memang menjadi favorit masyarakat Indonesia karena harganya yang terjangkau, nikmat dan mudah ditemukan.

Penjual gorengan biasa ditemui di pinggir-pinggir jalan ramai. Penikmatnya? Jangan ditanya, gorengan tak pernah kehilangan peminat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Proses mengolah makanan yang satu ini tentu saja dengan cara digoreng. Bukan rahasia lagi jika gorengan memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan terutama dari minyak yang digunakan saat proses menggoreng.

Namun, bukan hanya minyaknya saja yang membahayakan kesehatan, tapi pembungkus gorengan juga dapat menyumbang penyakit berbahaya bagi tubuh.

Pembungkus gorengan biasanya berupa kertas. Jika diperhatikan, kertas-kertas tersebut berasal dari koran bekas, bekas ujian atau surat bekas. Pembungkus kertas inilah yang berbahaya jika digunakan untuk pembungkus gorengan

Kertas bekas apalagi yang sudah terkena tinta sangat berbahaya bagi tubuh karena mengandung timbal yang bersifat racun. Tinta tersebut jika terkena minyak panas atau uap panas dapat larut ke dalam makanan.

Jika tertelan, paparan timbal yang dikonsumsi terus menerus meskipun dalam jumlah sedikit, dapat menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh yaitu pada gigi, otak, ginjal, hati, darah, saraf, alat reproduksi hingga kekebalan tubuh.

Tahap awal dari keracunan timbal adalah hilangnya nafsu makan dan kehilangan banyak berat badan. Gorengan yang telah bercampur timbal jika dikonsumsi akan membuat mulut dan kerongkongan terasa terbakar.

Bukan hanya pada mulut dan kerongkongan, gorengan bercampur timbal pula menyebabkan muntah, diare, merasa kelelahan, gangguan tidur, gelisah, dan parahnya dapat menyebabkan kematian akibat gagal jantung.
X