Ini Alasan Memasak Sayuran Dengan Cara Dikukus Lebih Sehat

Ilustrasi (foto: necturajuice.com)

Peneliti menganalisis bahwa dari 21 penelitian yang meneliti metode memasak. Ternyata, sayuran yang dipasak sangat berpengaruh terhadap tingkat kandungan antioksidan yang dikenal dapat menangkis kanker, penyakit jantung , diabetes, steoporis,  osteoporosis dan penyakit neurodegeneratif.

Kandungan sayuran jika dimakan mentah, direbus dan dipasak menggunakan microwave dapat memecah jaringan sayuran, sehingga hal itu dapat menghancurkan kandungan antioksidan, karena sangat tidak baik jika dididihkan dalam air yang cukup panas.

"Setiap sayur yang dipasak memang menghasilkan bervariasi reaksi terhadap setiap metode memasak. Bahwa rata-rata sayuran yang direbus di air mendidih tingkat polifenol nya berkurang sebesar 38 persen, sedangkan kandungan antioksidan nya berkurang sebesar 52 persen," ujar peneliti.

"Dengan mengukus sayuran cenderung meningkatkan kadar polifenol karena proses pemanasan yang lembut dan tidak terendam air," ujar Elizabeth H. Jeffrey , Ph.D., seorang profesor ilmu gizi di University of Illinois di Urbana, Champaign.

"Memakan sayuran dengan cara dikukus benar-benar dapat meningkatkan tingkat cadangan polifenol pada sayuran tersebut. Sehingga, tubuh Anda dengan mudah dapat mencernanya, dibanding memakan sayuran yang mentah,"  kata Jeffrey.

Tentu saja, itu berarti bahwa memasak sayuran atau memanggangnya dapat berakibat buruk bagi tubuh dan lebih sedikit memiliki kandungan antioksidan daripada dengan dikukus.

Sumber: Men's Health
X