Di Afghanistan, Bocah Laki-Laki Dijadikan Penari Untuk Pemuas Nafsu Pria

Bacha (foto: RT)

Di Afghanistan, terdapat sbocah laki-laki dijadikan penari untuk memuaskan nafsu para pria. Hal itu terjadi lantaran di negara ini wanita dilarang menari di depan umum.

Seperti dilansir Russian Times (RT), 5 Maret 2016, bocah-bocah lelaki penari itu dikenakan pakaian wanita untuk menari di hadapan para pria tua dalam suatu pesta khusus.

Tak jarang, para pria dewasa di sana selalu cekcok, karena mereka saling beradu argumen dengan menawarkan harga tertinggi hanya untuk meluangkan malam bersama salah seorang bocah penari tersebut.

Seorang penari yang disebut "bacha" (bocah dalam bahasa Farsi) yang berarti playboy. Laporan dokumenter RT berhasil mewawancarai seorang bacha bernama Japar.

Untuk menjadi bacha biasanya mereka harus berumur sekitar 12,13 atau 15 tahun. Japar pun mengatkan bahwa pemilik usaha ini sangat mendukung, namun jika sudah berumur 25 tahun mereka diianggap sudah kadaluarsa.

"Mereka sangat menyukai bocah laki-laki yang umurnya masih muda, "

"Ketika semakin bertambahnya umur mereka, kami pun tidak tinggal diam, mereka diberi hidup yang layak, membelikanya pakaian, bahkan sampai membiayai pernikan mereka ketika mereka sudah tak laku lagi, kami melakukan segalanya!" tambah Japar secara blak-blakkan.

Meskipun pihak pemerintah Afganistan sudah melarang tradisi ini, namun buktinya tradisi ini masih berjalan karena ada pihak berpangkat tinggi yang menyeleweng.
X