5 Negara Penyumbang Kerusakan Bumi Terbesar, Indonesia Salah Satunya!

Ilustrasi bumi rusak (foto: ning.com)

Manusia merupakan satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang mendapat tugas untuk menjaga planet bumi ini. Namun pada kenyataannya, manusia mengabaikan tugas itu dan malah merusak alam demi mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri.

Beberapa faktor seperti asap pabrik, limbah industri, polusi kendaraan dan penebangan pohon liar menjadi penyebab utama bumi kita ini semakin lama semakin memburuk. Selain itu, bertambahnya penduduk, pesatnya pembangunan mega proyek, dan ketidakpedulian masyarakat terhadap alam semakin mempercepat proses kerusakan di bumi ini.

Diktuip Wow Menariknya dari berbagai sumber, berikut ini ada beberapa negara yang menjadi penyumbang kerusakan bumi terbesar di dunia. Mirisnya lagi, Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut ambil bagian dalam merusak bumi.

5. Indonesia

(foto: wartabuana.com)

Menurut data Global Forest Watch, Indonesia dulunya adalah wilayah yang sangat dipadati hutan pada taun 1950-an. Hanya 50 tahun kemudian, 40 persen hutan tersebut sudah hilang.

Salah satunya hutan di Pulau Kalimantan yang dianggap sebagai paru-paru dunia. Sayangnya banyak terjadi penebangan liar yang menyebabkan jutaan hektar hutan di Kalimantan menghilang. Menurut data Departemen Kehutanan, angka kerusakan di Kalimantan pada tahun 2000 sampai dengan 2005 mencapai sekitar 1,23 juta hektar.

(foto: mongabay.co.id)

Alasan lain yang membuat Indonesia jadi salah satu negara penyumbang kerusakan terbesar di muka bumi ini adalah karena banyaknya kebakaran hutan.

Pada Oktober tahun lalu, kebakaran di Indonesia menyebabkan polusi udara sampai ke Malaysia dan Singapura. Melansir laman CNN, Lembaga World Resources Institute (WRI) mencatat ada hampir 100 ribu kebakaran hutan yang terdeteksi di Indonesia. Bahkan, Global Forest Watch menyebut kebakaran hutan di Indonesia beberapa waktu lalu menyebabkan sistem iklim terganggu.

Selain itu, Indonesia masuk dalam daftar 10 negara penghasil polusi karbon terbesar di dunia, hampir menyamai Amerika Serikat.

4. India

(foto: baltimoresun.com)

Dalam hal pencemaran air, India menempati urutan ketiga. Kasus pencemaran air di negara ini sangatlah parah yang disebabkan oleh meningkatkan persaingan di sektor pertanian dan pembangkit energi.

India juga masuk dalam daftar 10 negara dengan tingkat polusi tertinggi di dunia menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ibukota New Delhi menempati urutan ke atas sebagai kota yang menyumbangkan polusi terbesar di dunia.

3. Amerika Serikat

(foto: jama.com)

Meskipun Amerika Serikat tergolong dalam negara maju dan canggih, tapi Negeri Paman Sam ini juga menyumbangkan kerusakan di muka bumi ini.

AS adalah negara pengguna terbesar dalam penggunaan pupuk dan nitrogen, fosfor dan potassium. Pengguanaan pupuk yang berlebihan menyebabkan pencemaran ke dalam tanah yang bisa merusak habitat.

Selain itu, AS merupakan salah satu negara penyumbang emisi CO2 terbesar di dunia dan menempati posisi kedua dalam hal pencemaran air.

2. Brasil

(foto: listverse.com)

Selain di Kalimantan, paru-paru dunia yang satu lagi terletak di hutan hujan Amazon, di Brasil. Kerusakan di hutan ini sangatlah parah dan mengalami peningkatan sejak beberapa tahun terakhir.

Dilansir BBC, data pemerintah Brasil menunjukkan deforestasi meningkat sebesar 29% dalam 12 bulan sampai akhir bulan Juli 2013 lalu. Selain itu, data satelit juga menunjukan hampir 6.000 km persegi luas hutan Amazon hancur dalam periode tersebut.

Itu berarti kadar oksigen di bumi ini semakin berkurang secara drastis, menyusul kerusakan parah di Amazon dan hutan Kalimantan.

1. China

(foto: telegraph.co.uk)

China merupakan salah satu negara yang mengorbankan lingkungan demi kemajuan negaranya. Pada akhir tahun 2015 lalu saja, polusi tebal menyelimuti ibukota Beijing hingga memaksa pemerintah setempat untuk memberlakukan pembatasan penggunaan kendaraan.

Karena hal itu, China berada di urutan pertama sebagai negara paling tercemar di dunia. Pembangunan pabrik semakin marak yang menyebabkan polusi di negara ini semakin meningkat tajam, limbahnya dibuang ke laut menyebabkan ribuan ikan mati dan air jadi tercemar.

Dikutip The Guardian, pakar Fisika di Universitas California di Barkeley, AS, mengkalkulasikan bahwa ada sekitar 1,6 juta orang di China meninggal setiap tahunnya akibat polusi udara yang menyebabkan berbagai macam maslaah kesehatan, seperti jantung, paru-paru dan stroke.

Meurut studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One menyatakan bahwa emisi dari pembakaran batu bara yang digunakan sebagai sumber pembangkit listrik dan pemanas rumah menjadi penyebab utama polusi di negara ini semakin meningkat.
X