6 Penyakit Yang Berguna Bagi Penderitanya

Ilustrasi (foto: socialmoms.com)

Penyakit cenderung bersifat merugikan bagi penderitanya. Sangat jarang ada penyakit yang bisa menguntungkan atau memberikan manfaat bagi penderitanya.

Meskipun demikian, nyatanya ada beberapa penyakit yang bisa memberikan kegunaan. Di samping merugikan penderitanya, penyakit-penyakit tersebut juga memberikan manfaat bagi penderitanya. Manfaatnya juga terbilang aneh dan tak biasa.

Berikut seperti dilansir dari anehdidunia.com, beberapa penyakit yang berguna atau memiliki manfaat bagi penderitanya. Walaupun ada manfaatnya, Anda tetap jangan mau didiagnosa penyakit-penyakit ini.

1. Kelainan Hyperthymesia

Hyperthymesia adalah gangguan neuropsikologi yang sangat jarang yang menganugerahkan penderitanya kapasitas memori yang luar biasa. Kondisi tersebut mempengaruhi dua area otak yang mengendalikan kapasitas memori dan pembentukan yaitu caudate nucleus dan lobus temporal.

Caudate nucleus berperan menyimpan memori yang dipikirkan, sedangkan lobus temporal berfungsi untuk menyimpan tanggal, fakta atau kejadian yang memang dipilih untuk diingat. Kondisi ini bisa menjadi beban karena penderitanya tidak memiliki pilihan apa yang perlu dan tidak perlu diingat. Tetapi penyakit ini dapat membuat penderitanya ingat tentang semua hal.

2. Gangguan Sindrom Savant

Sindrom savant merupakan kondisi langka dengan gangguan perkembangan saraf, autisme karena cedera pada otak. Kondisi langka ini mempengaruhi orang yang sudah menderita gangguan mental parah.

Gangguan sindrom savant disebabkan karena salah satu sisi otak hancur oleh kondisi tertentu, sementara sisi lainnya berkembang secara berlebihan untuk mengkompensasi kerugian tersebut. Manfaat lainnya adalah membuat otak penderitanya menjadi sangat jenius.

3. Penyakit Urbach-Wiethe

Penyakit ini merupakan suatu kondisi di mana penderitanya kehilangan kemampuan untuk merasakan rasa takut. Hal itu disebabkan oleh gangguan atau rusaknya Amygdala, yaitu bagian otak yang berbentuk seperti biji almond, yang berfungsi sebagai reaktor rasa takut pada manusianormal.

Penelitian yang dilakukan pada penderita penyakit ini, mengungkapkan bahwa penderita benar-benar tidak memiliki rasa takut, dan juga mempunyai manfaat yang tak terduga bagi penderitanya.

4. Sickle Cell Disease (Anemia Sel Sabit)

Anemia sel sabit merupakan penyakit genetik yang mempengaruhi hemoglobin dengan mengurangi jumlah sel darah merah dalam tubuh. Kondisi ini membuat sel darah merah menjadi tidak normal, dan berbentuk seperti sabit, lengket, kaku, dan mudah hancur, yang membuatnya sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang serius. Namun, manfaat yang tak terduga bagi penderita penyakit ini akan terlindungi dari ancaman malaria.

5. Penyakit Huntington

Penyakit Huntington adalah kondisi medis yang ditandai dengan degenerasi progresif pada sel-sel saraf tertentu pada otak yang merupakan akibat dari efek genetik yang dibawa pada kromosom 4.

Gejala dari penyakit ini yaitu suatu keadaan dimana individu menderita gerakan yang tidak disadari, tersentak-sentak yang dapat terlihat pada bagian tubuh manapun, dan gejala lainnya termasuk halusinasi. Namun, bagi penderita penyakit ini bisa lebih menjauh dari resiko kanker dibandingkan dengan orang sehat.

6. Polycythemia Vera

Polycythemia Vera adalah kondisi yang dapat menyebabkan tubuh penderitanya memproduksi lebih banyak sel darah merah. Hal ini dapat menyebabkan darah menjadi lebih tebal, dan sebagain akibat bagi penderita akan menjadi rentan terhadap sejumlah besar komplikasi medis.

Namun, el merah dapat berperan dalam meningkatkan stamina yang dapat mengangkut oksigen ke otot. Dengan memiliki banyak sel merah bagi, penderita Polycythemia Vera dapat meningkatkan stamina.
X