Sering Mimpi Buruk? Anda Harus Waspada!

Ilustrasi mimpi buruk (foto: io9.com)


Setiap orang pasti sering mengalami mimpi yang beragam, dari mimpi yang menyenangkan sampai mimpi buruk. Namun apa tandanya jika terlalu sering mimpi buruk?

Pada umumnya mimpi terjadi ketika memasuki fase tidur REM (Rapid Eye Movement). Jika fase REM terganggu karena emosi atau gangguan pernapasan, biasanya itu akan berubah jadi mimpi buruk.

Kita sebenarnya tidak perlu mengkhawatirkan isi mimpi kita, baik itu yang menyenangkan atau yang buruk. Tetapi jika mimpi buruk sering dialami, Anda harus waspada karena ditakutkan ada penyakit tersembunyi. Berikut ulasannya seperti dilansir dari Huffingtonpost.com.

1. Sleep apnea

Sleep apnea adalah sejenis gangguan yang menyebabkan pernapasan berhenti sejenak ketika sedang tidur. Orang yang menderita gangguan ini kerap kali mengalami mimpi buruk seperti tenggelam atau tercekik. Padahal sebenarnya, gangguan pernapasan terganggu sehingga otak jadi kekurangan oksigen.

2. Penyakit jantung

Menurut beberapa penelitian menemukan bahwa mimpi buruk dan penyakit jantung sangat erat kaitannya. Nyeri dada dan detak jantung yang abnormal juga disebut sebagai penyebab mimpi buruk.

Saat seseorang memasuki fase REM, pola napas jadi tidak teratur dan lebih cepat. Pada fase ini juga bisa menyebabkan stres karena merangsang otak amigdala yang mengatur emosi. Kombinasi inilah yang membuat seseorang rentan terkena penyakit jantung.

3. Penyakit saraf

Beberapa orang yang sering mengalami mimpi buruk terkadang suka berteriak, menendang, dan menangis. Kondisi seperti ini harus diwaspadai karena besar kemungkinan orang tersebut menderita penyakit parkinson atau gangguan penurunan fungsi syaraf.
X