Ratusan Orang Bunuh Diri Setelah Mendengar Lagu 'Gloomy Sunday'

Ilustrasi (foto: viralnoca.com)

Sebuah lagu berjudul "Gloomy Sunday" diklaim telah menyebabkan ratusan orang bunuh diri, tak lama setelah mendengarkan lagu ini. Bahkan orang yang menyusun lagu ini juga meninggal karena bunuh diri.

Menurut sebuah legenda, lagu tersebut diciptakan oleh seorang warga asal Hungaria bernama Rezso Seress. Awalnya ia menyusun lagu berjudul "Vege a vilagnak (dunia ini berakhir) in 1933", tepat beberapa hari setelah Perang Dunia I berakhir.

Tak disangka-sangka lagu tersebut menjadi terkenal. Beberapa orang sangat yakin lirik lagu tersebut bertemakan tentang perang dan kiamat, sementara yang lain percaya lagu ini merupakan curahan patah hati Seress karena ditinggal pacarnya.

Mungkin sesuatu telah membebani hidup Seress, ia kemudian mengubah lagu tersebut jadi "Gloomy Sunday." Alunan melodinya diberi lirik melankolis Hungaria oleh teman Seress, Laszlo Zavor. Setelah itu, lagu ini dilaporkan bisa menyebabkan orang bunuh diri.


Salah satu korbanya adalah seorang pemilik toko yang bunuh diri di Budapest. Selain itu, ada seorang wanita yang bunuh diri karena overdosis di London. Menurut hasil penyelidikan kedua korban bunuh diri itu melakukan aktivitas terakhir dengan mendengarkan lagu "Gloomy Sunday".

Lagu itu pun kemudian dilarang diputar. Bukannya menghilang, lagu ini malah semakin populer sampai mengundang perhatian penerbit musik dari Amerika dan London.

Billie Holiday merekam versi definitif lagu ini pada tahun 1941. Namun, lagu ini pada akhirnya dilarang di Inggris dan BBC menganggap lagu ini "terlalu mengganggu."

Hanya versi instrumentalnya saja yang dapat diputar di radio ketika itu. Sampai pada tahun 2002, Inggris mencabut larangan lagu ini.

Sementara itu, Rezso Seress dilaporkan meninggal bunuh diri karena frustasi setelah bertengkar dengan kekasihnya. Dia bunuh diri pada tahun 1968 dengan cara melompat dari jendela aprtemen di Budapest.

Sumber: Viralnova
X