Indonesia Bisa Menjelma Jadi Negara Maju, Asalkan Penuhi 5 Syarat Ini!

Ilustrasi (foto: mawuangels.com)


Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Oleh karena itu Indonesia berpeluang besar untuk jadi negara maju dalam waktu yang cepat.

Menurut Faisal Basri, pakar ekonom Indonesia, ada lima syarat utama yang harus dipenuhi Indonesia agar bisa jadi negara maju. Jika kelima syarat tersebut dapat terpenuhi, kemungkinan besar Indonesia akan jadi negara maju antara tahun 2025-2030.

Lantas apa saja kelima syarat menurut Faisal Basri tersebut? Berikut ulasannya yang Wow Menariknya rangkum dari Publikasi Tokoh Indonesia.

5. Struktur ekonomi yang tangguh

Menurut Faisal Basri, sturktur ekonomi, sektor pertanian, dan industri manufaktur merupakan tulang punggung kesejahteraan rakyat dan kemandirian ekonomi negara ini.

Mengingat separuh rakyat Indonesia berkecimbung di dunia pertanian ditambah dengan luasnya lahan pertanian, cara paling efektif untuk mengurangi kemiskinan dan menaikan perekonomian negara adalah dengan memajukan sektor pertanian. Semua itu meliputi perikanan, perkebunan, pangan, perhutanan, holtikultura, dan peternakan.

Dengan mengandalkan sektor pertanian, diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga bisa mendongkrak sektor-sektor lain seperti manufaktur. Selain itu, pemerataan dan pendapatan di setiap daerah dapat terlaksana.

4. Perekonomian yang memiliki daya saing

Karena sumber daya alam yang sangat melimpah, Indonesia tidak usah takut bersaing di pasar global. Faisal mengatakan tangan-tangan rakyat Indonesia tidak kalah cakap dan produktif asalkan kebijakan lingkungan yang menaunginya kondusif.

Selain itu, keterbukaan sudah menjadi tradisi bangsa ini, sehingga tidak ada alasan untuk gentar bersaing di pasar global. Dalam hal modal, Indonesia tak perlu mendatangkan modal asing asalkan dengan kesadaran penuh bahwa lambat laun kita mampu mengelola sendiri sumber daya alam bangsa ini.

3. Sumber daya manusia berkualitas

Soal sumber daya manusia, Faisal mengungkapkan sudah saatnya kita beralih dari orientasi input ke orientasi output. Menurutnya pemerintah tak berani menentukan target output dari anggaran pendidikan yang meningkat jadi 20 persen dari anggaran pemerintah pusat.

Misalnya, para siswa dituntut untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghitung matematika, dan masih banyak lainnya.

Faisal juga mengatakan bahwa faktor kesehatan berpengaruh besar di sektor pendidikan. Menurutnya, kita tidak akan bisa menjelma jadi negara maju kalau pendidikan dan kesehatan rakyatnya sangat rendah. Hal itu dikarenakan kita tidak akan mampu mendongkrak daya saing bangsa lewat produktivitas.

2. Ketersediaan infrastruktur

Di bidang infrastruktur, Indonesia memiliki luas lautan dua kali lipat dari luas daratannya. Oleh sebab itu, Faisal ingin Indonesia menjadi negara kesatuan maritim yang mampu mengintegrasikan semua kawasan dengan segala potensinya yang beragam menjadi kesatuan domestik.

Tercatat, pembangunan selama 30 tahun terkahir tidak memperkokoh konvergensi antar daerah. Hanya Jawa dan Sumatera yang agak saling terkait, sementara dengan yang lainnya sangat renggang. Menurut Faisal, pembangunan selama ini hanya sebatas pembangunan di daerah, bukan pembangunan daerah dalam konteks kawasan.

1. Kemampuan pembiyaan pembangunan

Faisal menjelaskan Indonesia tidak akan bisa jadi negara maju jika tidak mempunyai kemampuan membiayai kebutuhan bangsa sendiri. Nisbah pajak cenderung rendah dan perkembangannya jalan di tempat

Dia juga mengatakan peranan perbankan dan pasar modal untuk membiayai kebutuhan investasi sangat jauh dan tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia. Selain itu kita membiarkan kekayaan alam bangsa ini 'tertidur', tidak seperti Malaysia dan Norwegia yang mampu memoneterisasikan kekaayan alam mereka.
X