Ilmuwan Temukan Hiu Hidup Di Dalam Gunung Berapi Aktif

Hiu martil di perairan bawah gunung berapi (foto: National Geographic)

Kavachi adalah salah satu gunung berapi bawah laut paling aktif yang terletak di Kepulauan Solomon, barat daya Samudera Pasifik. Gunung ini dikelilingi oleh air panas, air laut asam yang bisa sangat berbahaya bagi makhluk hidup.

Tapi ketika tim ilmuwan menurunkan robot yang dilengkapi kamera ke bawah laut di sekitar gunung pada tahun 2015 lalu, mereka menemukan sejumlah keanekaragaman hayati hidup di dalam sana, termasuk hiu silky, hiu martil, dan hiu pacific sleeper yang dianggap langka.

Seperti dikutip Mother Nature Network (MNN), penelitian yang didanai oleh National Geographic Society ini bertujuan untuk melakukan perjalanan berisiko dengan mengeksplorasi Gunung Kavachi.

Gunung ini sangat aktif dan sempat meletus pada tahun 2014 lalu. Sebelumnya gunung ini juga pernah mengeluarkan ledakan eksplosif pada tahun 2004 dan 2007.

(foto: National Geographic)

Brennan Phillips, salah satu anggota tim penelitian mengatakan wilayah bawah laut Gunung Kavachi sangat berbahaya bagi penyelam.

"Penyelam yang dekat dengan tepi luar gunung berapi harus mundur karena sangat panas dan mereka mendapatkan luka bakar ringan karena air asam," katanya kepada National Geographic.

Untuk menghindari itu, Phillips dan rekan-rekannya menurunkan robot kapal selam dengan kamera bawah air untuk mengeksplorasi lingkungan Kavachi.

Meskipun kondisi di dalam sana sangat ekstrim, robot tersebut menemukan sejumlah satwa liar hidup di sekitar Kavachi, seperti ubur-ubur, kepiting, ikan pari, dan hiu.

Tim peneliti juga menemukan hiu pacific sleeper yang biasanya ditemukan di Atlantika Utara, Pasifik Utara, dan Antartika. Phillips mengatakan ini merupakan ketiga kalinya hiu pacific sleeper terekam video.

Sementara itu, tidak diketahui secara jelas berapa banyak hiu dan hewan lainnya yang bisa hidup di dalam habitan ekstrim seperti ini.
X