7 Fakta Tragis Di Balik Lumba-Lumba Sirkus Yang Bikin Kamu Tak Tega


Lumba-lumba adalah salah satu mamalia laut yang sangat cerdas. Oleh karena itu beberapa orang tak bertanggung jawab menggunakan lumba-lumba sebagai bahan pertunjukan, salah satunya sirkus.

Banyak orang yang menyukai pertunjukan lumba-lumba karena makhluk lucu itu sangat pintar dan bisa melakukan berbagai macam atraksi yang sangat menghibur para penontonnya. Tapi tahukah Anda apa yang terjadi pada lumba-lumba sirkus di belakang panggung?

Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui jeritan lumba-lumba di belakang panggung. Sebenarnya, lumba-lumba sirkus itu sangat menderita dan tidak bahagia seperti yang kita bayangkan.

Ketahui fakta-fakta tragis lumba-lumba sirkus berikut ini yang berhasil Wow Menariknya kumpulkan dari berbagai sumber. Setelah mengetahuinya, Anda akan merasa sedih dan tak tega makhluk sepintar lumba-lumba diperlakukan secara tak layak.

7. Dimasukan ke dalam wadah yang sempit dan menyiksa


Menurut beberapa sumber yang kami kumpulkan, selama perjalanan lumba-lumba diangkut dan dimasukan ke dalam wadah yang sangat sempit dan menyiksa. Kejamnya lagi, lumba-lumba hanya dibungkus dengan spon basah agar tetap lembab kemudian ditaruh di dalam kotak seukuran tubuhnya.

6. Dipindahkan dengan jaring


Ketika baru pertama kali lumba-lumba dimasukan ke dalam kolam sirkus atau setelah selesai pertunjukkan, hewan mungil ini diangkut dengan menggunakan jaring yang tentu sangat menyakiti tubuhnya.

5. Lumba-lumba merasa bising ketika mendengar sorakan manusia


Kalian mungkin tidak akan tahu betapa bisingnya lumba-lumba mendengar sorakan manusia. Hal itu dikarenakan lumba-lumba berkomunikasi dengan sistem sonar, di mana mereka mampu berkomunikasi dalam jarak sejauh 220 km.

Tak terbayang bagaimana bisingnya lumba-lumba ketika mendengar suara dan tepuk tangan manusia dari jarak yang dekat. Hal itu dapat merusak sistem sonarnya dan bahkan menyebabkan stres hingga kematian.

4. Dilatih dengan kekerasan


Meskipun lumba-lumba adalah hewan cerdas, tapi bukan berarti lumba-lumba bisa dilatih sekali jadi. Menurut beberapa kesaksian, lumba-lumba dilatih dengan kekerasan dan juga melakukan atraksi yang bisa mengancam nyawanya, seperti melompati lingkaran api dan sebagainya.

Selain itu, lumba-lumba dibuat kelaparan terlebih dahulu sebelum pertunjukan agar menurut perintah instrukturnya.

3. Laut dan air tawar tentu berbeda


Habitat asli lumba-lumba adalah laut alias air asin. Lantas bagaimana jadinya jika lumba-lumba hidup di dalam air tawar? Pastinya mereka akan sangat tersiksa dan tidak nyaman. Belum lagi, pihak pengurus suka mencampurkan air tawar dengan klorin yang menyebabkan rasa terbakar pada kulit lumba-lumba.

2. Usianya jadi pendek


Di habitat aslinya, lumbal-lumba dapat hidup sampai 40 tahun lamanya. Tapi di dalam sirkus, lumba-lumba hanya hidup sampai dua tahun dan paling lama sampai delapan tahun.

1. Lumba-lumba sirkus dipisahkan dari keluarganya


Di laut, lumba-lumba hidup berkelompok dan selalu bersama-sama keluarganya. Di sirkus, lumba-lumba hidup menyendiri alias tidak berkelompok. Terbayang bagaimana rasanya terpisah dari keluarga?

Nah, itulah beberapa fakta tragis lumba-lumba sirkus yang mungkin belum Anda ketahui. Tragisnya lagi, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang masih menjalankan sirkus lumba-lumba sebagai mata pencaharian.

Mengingat lumba-lumba adalah makhluk yang ramah dan bersahabat dengan manusia, sangat tidak tega kita melihat hewan cerdas nan lucu ini disiksa seperti itu.
X