Demi Sampai Ke Sekolah, Mereka Rela Menantang Maut


Kita harus bersyukur karena memiliki akses pendidikan yang mudah dan aman. Namun lihat ke belakang, ada banyak saudara kita yang harus menantang maut karena sulitnya medan yang dilalui untuk sampai ke sekolah.

Mereka rela menantang bahaya semata-mata hanya untuk mendapatkan pendidikan yang layak agar bisa mengubah nasibnya di masa depan nanti. Lantas apakah kita yang memiliki akses yang mudah untuk ke sekolah masih bermalas-malasan?

Anda mungkin akan tersentuh melihat perjuangan mereka untuk sampai ke sekolah. Bahkan mereka harus menempuh perjalanan yang jauh tanpa kendaraan dan akses jalan yang aman. Meskipun demikian, mereka tetap semangat menuntut ilmu walau harus menantang maut.

4. Gulu, China


Para pelajar pemberani akan melewati pegunungan terjal untuk sampai di sekolah terdekat, di Gulu, China. Mereka harus melakukan perjalanan selama 5 jam hanya untuk mendapatkan pendidikan, belum lagi bahaya yang mereka lewati.

3. Padang, Sumatera Barat, Indonesia


Untuk sampai ke sekolah, para pelajar di desa terpencil di Padang, Sumatera Barat harus mempertaruhkan nyawanya pada tali tegangan untuk melewati sungai. Bayangkan saja jika kalian harus melakukan apa yang dilakukan mereka.

2. Kabupaten Lebak, Banten, Indonesia



Setiap hari, siswa-siswi di sebuah pedesaan di Kabupaten Lebak, Banten, harus melewati jembatan gantung yang sudah tak layak pakai untuk sampai ke sekolah. Perhatikan saja gambar di atas bagaimana mereka susah payah melewati jembatan dengan sungai di bawahnya.

1. Pili, China


Pelajar harus menempuh perjalanan sejauh 125 mil melewati pegunungan Xinjiang Uighur, di Pili, China. Butuh waktu dua hari bagi mereka untuk sampai ke sekolah, di mana mereka harus melewati pegunungan terjal, jembatan rantai, dan mengarungi sungai es.
X