Demi Kedua Putrinya, Ibu Satu Tangan Ini Lakoni Tiga Pekerjaan Sekaligus

Fang Wenying (foto: Shanghaiist)

Kisah seorang janda satu tangan dari China yang melakoni tiga pekerjaan sekaligus dalam sehari demi menghidupi kedua putrinya telah membuat hati banyak orang tersentuh.

Fang Wenying harus menanggung beban hidup yang berat setelah suaminya meninggal dalam kecelakaan tiga tahun lalu. Dalam rangka membiayai hidup keluarganya, ia harus melakukan tiga pekerjaan berbeda yang memakan waktu 16 jam per hari.

Menurut Sina News, Fang bangun pukul 3:30 pagi dan kembali lagi ke rumah pukul 10:30 malam. Dia sudah melakoni pekerjaan berat ini selama tiga tahun terakhir.

Walau hanya memiliki satu tangan, Fang tetap kuat meski harus melakukan pekerjaan kasar dan melelahkan setiap harinya. Tak lain ia rela melakukan ini demi menghidupi keluarganya.

(foto: Shanghaiist)

Putrinya yang berusia 20 tahun, Dandan memutuskan keluar dari bangku kuliah untuk bekerja di sebuah toko roti untuk membantu menambah pendapatan keluarganya.

Seperti dilansir Shanghaiist, Fang mengatakan kepada wartawan bahwa pendapatannya mencapai 2.800 yuan atau sekitar Rp 6 juta per bulan. Sementara putrinya itu hanya mampu mengumpulkan uang 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,1 juta.

Putri sulungnya yang berusia 21 tahun, Tingting saat ini sedang melakukan studi tahun pertama di Universitas Bahasa Asing Anhui. Dia mengatakan biaya kuliah tahunannya mencapai 10.000 yuan, di mana jumlah sebesar itu tidak sebanding dengan pendapatan keluarganya.

Fang kehilangan tangan kirinya ketika sedang bertengkar dengan suaminya pada tahun 2003 silam. Ketika itu suaminya mengalami kebingungan yang disebabkan oleh skizofrenia dan menyerang putrinya sendiri dengan pisau. Berusaha melindungi putrinya dari suaminya, akibatnya Fang harus rela kehilangan tangan kirinya.

(foto: Shanghaiist)

Dia berniat menceraikan suaminya. Namun suaminya memohon untuk jangan meninggalkannya karena ia sudah pulih dari penyakitnya tersebut.

Pada tahun 2013, saat sedang berjalan bersama, suami Fang tertabrak mobil dan pelakunya melarikan diri begitu saja tanpa bertanggung jawab.

Ketika ditanya tentang pengorbanannya untuk putri-putrinya, ia mengatakan rela banting tulang agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang layak.

Banyak netizen yang tersentuh dengan kisah Fang yang rela menghidup keluarganya dengan bekerja seharian penuh meski hanya memiliki satu tangan.
X