5 Negara Maju Yang Gratiskan Biaya Pendidikan

Pendidikan menjadi hal yang sangat penting dalam hidup seseorang. Saking pentingnya pendidikan, banyak orang berbondong-bondong mengejar pendidikan sampai ke negeri orang.

Siapa yang tidak bangga saat berkesampatan mengenyam pendidikan di luar negeri? Meski terbilang mahal, namun banyak cara untuk mewujudkan impian mimpi bersekolah di luar negeri dengan biaya yang tidak terlalu mahal.

Dari sekian banyak negara dengan kualitas pendidikan terbaik, ternyata beberapa negara maju ini menggratiskan biaya pendidikan baik untuk siswa atau mahasiswa lokal maupun internasional. Berikut ulasannya seperti dikutip Wow Menariknya dari Berkuliah.

5.  Finlandia


Sistem pendidikan di Finlandia terbilang paling baik di seluruh dunia. Meski begitu, ternyata Finlandia menggratiskan pendidikan jenjang Strata 1 (S1) sampai Strata 3 (S3)

Negara yang mengedepankan budaya membaca ini menggratiskan biaya pendidikan baik masyarakat lokal maupun internasional. Pengajarnya pun merupakan teknisi-teksnisi yang berkualitas.

Segala biaya pendidikan di Finlandia akan ditanggung pemerintah, namun tidak untuk biaya hidup sehari-hari. Meski demikian, pemerintah akan memberikan kesempatan untuk berkerja paruh waktu dengan durasi 20 jam dengan pedapatan sekitar 600 Euro.

4. Swedia


Salah satu negara kaya dengan lingkungan yang sangat mendorong untuk belajar ini sangat maju dibidang pendidikan khusunya teknik, musik, teater, bahasa, sosial-politik hingga ekonomi.

Swedia menjadi negara yang aman dan kondusif. Meski maju dibidang pendidikan, Swedia menggaratiskan biaya pendidikan alias tanpa pungutan apapun di jenjang S1 hingga S3 tanpa memandang kewarganegaraan seseorang.

Bahasa pengantar di Swedia menggunakan bahasa Inggris sehingga siswa atau mehasiswa tak begitu kesulitan untuk belajar dan berkomunikasi sehari-hari.

Agar lancar mengenyam pendidikan di sana, syarat yang harus dipenuhi adalah hasil tes TOEFL dan hasil tes IELTS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Biasanya persyaratan ini dihapuskan jika calon siswa telah mengenyam pendidikan tinggi menggunakan bahasa Inggris selama minimal 3 tahun.

3. Jerman


Negara yang sangat mengedepankan pendidikan dan teknologi ini memberikan pembebasan biaya dari segala aspek pendidikan. Pemerintah tetap konsisten memberikan pembebasan biaya kuliah di universitas-universitas negeri di Jerman.

Biaya pendidikan yang digratiskan berlaku untuk semua jenjang pendidikan. Pemerintah memungut pajak yang cukup tinggi dari masyarakat sehingga dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis.

Biaya hidup ditanggung sendiri oleh siswa. Ternyata biaya hidup disana lebih ringan jika mau berusaha untuk bekerja paruh waktu. Bukan hanya selama mengenyam pendidikan kita mendapat fasilitas gratis, setelah lulus pun pemerintah akan memberi bantuan saat kita pulang ke tanah air.

2. Mesir


Mesir menjadi pusat pendidikan ribuan tahun lalu. Karena kemajuan pendidikannya, peminat mahasiswa lokal maupun internasional yang ingin mengejar pendidikan di Mesir kini tak terhitung jumlahnya.

Banyak universitas ternama di Mesir yang memberikan beasiswa setiap tahunnya. Biaya hidup di Mesir pun bagi mahasiswa terbilang cukup murah yaitu sekitar Rp 500.000  per bulan.

Dengan pendidikan berkualitas terbaik di dunia dan biaya hidup yang relatif murah menjadikan Mesir dilirik oleh banyak mahasiswa yang ingin bersekolah di luar negeri.

1. Taiwan


Dalam 4 sampai 5 tahun terakhir, mahasiswa internasional yang bersekolah di Taiwan berkembang sangat pesat. Meski sistem pendidikan di sana masih terus terus diperbaiki, kesempatan untuk mendapatkan beasiswa di Taiwan tetap konsisten.

Beberapa universitas di Taiwan tidak memungut biaya sepeser pun sehingga jumlah peminat dari berbagai negara terus meningkat setiap tahunnya. Sampai saat ini sudah lebih dari 40.000 mahasiswa internasional yang telah mengikuti pendidikan di Taiwan.

Bukan hanya biaya pendidikan yag digratiskan, mahasiswa juga mendapat uang saku sesuai dengan tipe beasiswa yang ingin didapat.
X