Lima Fakta Dan Mitos Tentang Kesuburan

Ilustrasi (foto: huffingtonpost.com)

Ada banyak hal yang bisa mempngaruhi tingkat kesuburan seseorang, mulai dari makanan sampai kebiasaan sehari-hari.

Namun, banyak anggapan yang beredar di masyarakat tentang hal-hal yang mempengaruhi kesuburan. Ada yang memang benar, ada juga yang hanya mitos belaka tentang anggapan tersebut.

Berikut beberapa fakta dan mitos tentang kesburuan yang Wow Menariknya rangkum dari berbagai sumber.

5. Rokok penyebab kesuburan menurun

Banyak orang yang mengatakan bahwa merokok selalu dikait-kaitkan dengan masalah kesuburan, baik bagi wanita maupun pria yang sulit memiliki anak. Apakah anggapan ini benar? Jawabannya benar.

Ada beberapa bukti ilmiah yang menyatakan bahwa hal tersebut memang benar, merokok dapat merugikan wanita ataupun pria yang ingin memiliki keturunan. Para ahli menganjurkan pria untuk berhenti merokok guna meningkatkan kualitas sperman.

Fakta mengungkapkan bahwa perempuan merokok tingkat kesuburannya akan menurun hingga 60% dibandingkan mereka yang bukan perokok. Nikotin pada rokok juga memilki efek mengganggu pemantangan telur, tingkat evulasi dan kesuburan.

4. Penggunaan ponsel pengaruhi kesuburan

Anggapan lain yang beredar tentang kesuburan adalah penggunaan ponsel terhadap tingkat kesuburan dan pengaruh ponsel terhadap organ reproduksi pria. Sebenarnya hal ini masih jadi perdebatan antara fakta atau mitos.

Ada penelitian yang mengatakan bahwa ponsel menghasilkan paparan medan elektrosatik dan elektromatik yang dapat memepengaruhi tingkat kesuburan terutama pada pria. Radiasi-radiasi tersebut apabila dekat dengan alat reproduksi pria dapar menurunkan kualitas sperma hingga 90% .

Namun, belum ada bukti pasti yang menyatakan tentang hal tersebut. Sebagian dokter tidak sepakat dengan hal tersebut, walaupun hal ini masih menjadi perdebatan, tidak ada salahnya jika kita menaruh ponsel di saku celana, lebih baik bila Anda menaruhnya di saku baju atau di tas.

3. Larangan besepeda

Kita sering mendengar larangan untuk bersepeda bagi pria dengan alasan akan berpengaruh pada tingkat kesuburan pria. Ternyata hal itu hanyalah mitos belaka. Dalam beberapa kasus, berolahraga secara teratur justru dapat membantu meningkatkan kesuburan pria, seperti memabantu kualitas sperma.

Namun, bersepeda juga dapat merusak tingkat kesuburan pria jika tidak dilakukan dengan hati-hati, artinya penuruan kualitas sperma disebabkan oleh dua hal yaitu, cidera atau trauma dan panas atau peningkatan suhu tubuh. Jadi, Anda tidak usah khawatir kesuburan Anda akan terganggu jika Anda bersepeda dengan baik dan benar.

2. Siklus menstruasi teratur

Banyak yang beranggapan bahwa wanita dengan siklus menstruasi secara teratur lebih subur dibanding yang tak teratur. Kenyataanya, hal itu adalah mitos karena sel telur akan tetap dilepsakan oleh indung telur sekaligus meskipun menstruasi seorang wanita tesebut tidak terauur.

Periode menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan oleh banyak faktor misalnya stres, kenaikan berat badan, penggunanan obat tertentu dan lain sebagaianya. Jadi, bagi Anda yang memiliki siklus haid yang tidak teratur tidak perlu terlalu resah dan khawatir, hal itu tak akan menggangu kesuburan Anda.

1. Kopi mengurangi kesuburan?

Kita tahu kopi dapat membantu kinerja dan membakitkan mood kita saat beraktivitas. Tapi sayangnya, kopi memiliki efek samping yang berbahaya untuk tubuh salah satunya adalah membuat wanita sulit untuk hamil.

Hasil penelitan yang dipublikasikan menyatakan bahwa stimula kapein yang terkandung dalam kopi bisa merusak transportasi telur ovarium ke rahim, tapi ternyata kafein dapat menimbulkan efek positif bagi pria. Kafein dapat membangkitkan sperma motilitas, kemampuan sperma untuk bergerak kearah terlur dan dapat meningkatkan peluang kehamilan .

Bahkan, ada penilitan yang menjelaskan bahwa motilitas sperma nyata lebih tinggi pada pria yang suka meminum kopi dibandingkan dengan yang tidak. Tapi bukan berarti jAnda harus meminum kopi dengan porsi yang sangat banyak, tetap ada aturannya.
X