Kisah Magis Di Balik Simfoni Kematian Lagu Karl Mayer

Lagu kematian (foto: Photobucket.com)

Konon katanya lagu Karl Mayer dapat mempengaruhi otak dan pikiran manusia yang akan membuatnya menjadi gila. Lagu ini diklaim dapat menghancurkan mental seseorang dari mulai stres hingga bunuh diri.

Lagu yang diciptakan oleh seorang penyair asal Jerman, Karl Mayer ini awalnya bertujuan untuk menekan dan mengintrogasi tawanan perang negara-negara Eropa saat itu. Tawanan biasa ditempatkan di tempat gelap dan diperdengarkan lagu tersebut.

Efek dari lagu ini mulanya adalah depresi, stres dan kemudian secara spontan mengungkapkan rahasia dari musuh.

Banyak orang mengkalim bahwa lagu ini memilki unsur magis, namun sebenarnya lagu Karlmayer dibuat dengan frekuensi tinggi yang dapat membuat siapa saja menjadi depresi.

Frekuensi gelombang lagu ini mendekati gelombang ultrasonik yang akan menyebabkan sakitnya indera pendengaran. Inilah sebabnya pada saat mendengarkan lagu ini, pendengar akan merasa pusing dan migrain seketika.

Jika didengarkan secara terus-menerus lagu ini otomatis terekam dalam otak. Pendengar yang sering mendengarkan lagu ini akan mengalami paranoid, merasa selalu dicurigai, merasa selalu diawasi dan terjadi halusinasi mendadak.

Efek paling parah dari mendengarkan lagu ini adalah menjadi gila. Hal ini karena depresi yang berkelanjutan berdampak pada gangguan mental.
X