Bahaya Menggunakan Telepon Genggam Sambil Dicharge

Ilustrasi
Semakin berkembangnya zaman, media komunikasi pun tentu semakin berkembang. Salah satunya adalah telepon genggam.  Selain kecanggihan yang ditawarkan, layar telepon genggam kini tentu semakin lebar untuk memanjakan para penggunanya.

Namun ternyata, semakin lebar layar telepon genggam, maka hal ini membuat daya baterai cepat habis. Hal ini yang menyebabkan banyak orang menggunakan telepon genggam sambil mengisi ulang (charging).

Penggunaan telepon genggam yang lama akan membuatnya menjadi panas. Saat telepon genggam melakukan proses charging, ia akan menerima listrik namun juga mengeluarkan listrik.

Proses charging membuat telepon genggam menghasilkan radiasi 100-1000 kali lipat. Hal ini tentu sangat membahayakan, sehingga saat telepon genggam sedang diisi ulang ada baiknya untuk dimatikan dan dijauhkan dari tubuh.

Memainkan telepon genggam yang sedang diisi ulang tentu lebih membahayakan. Beberapa kasus seperti pingsan, dilarikan ke rumah sakit hingga meninggal pernah terjadi akibat menggunakan telepon genggam yang sedang dicharge.

Hal ini diakibatkan karena saat dicharge, aliran listrik yang besar akan masuk ke dalam telepon genggam dan membuatnya meledak. Ledakan ini tentu akan membahayakan saat telepon genggam tengah digunakan.

Untuk keamanan dan kenyamanan saat menggunakan telepon genggam, gunakanlah baterai yang diproduksi resmi. Ketika daya habis, jangan terlalu lama mencharging dan saat telepon tengah diisi ulang usahakan untuk tidak menggunakannya apalagi untuk bertelepon.
X