5 Kota Mati Paling Populer Di Dunia

Ilustrasi kota mati (foto: deviantart.net)

Mendengar tentang kota, pasti yang ada dalam pikiran adalah tempat yang sangat luas dengan penduduk yang banyak. Ada banyak mal, tempat hiburan, dan banyak orang yang hidup bahagia di sana.

Namun apa jadinya jika sebuah kota tidak ada penghuninya sama sekali. Nyatanya, di dunia ini ada banyak kota mati alias sudah ditinggalkan oleh para penduduknya dan dibiarkan begitu saja. Karena sudah ditinggalkan oleh penduduknya, kota-kota mati ini berkesan sangat menyeramkan.

Ada alasan kota-kota ini menjadi kota mati, mulai dari karena bencana alam, nuklir, dan bahkan pembantaian. Langsung saja, berikut Wow Menariknya merangkum kota-kota mati paling populer di dunia.

5. Gunkanjima, Jepang

(foto: rashmanly.wordpress.com)

Gunkanjima merupakan sebuah pulau yang telah lama ditinggalkan begitu saja oleh penduduknya. Terletak sekitar 15 kilometer (9 mil) dari kota Nagasaki, pulau ini merupakan salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki.

Pada tahun 1960, ketika minyak bumi menggantikan tambang batu bara di pulau ini, semua penduduk  mulai dikosongkan. Sejak saat itu kota ini tidak dihuni lagi sampai sekarang. Fitur yang paling menonjol dari pulau ini adalah sebuah bangunan yang diselimuti lumut dan rerumputan yang tumbuh secara alami.

Pulau ini merupakan simbol dari Industrialisasi Jepang, yang dikalim sebagai tempat sistem kerja paksa sebelum dan sesudah Perang Dunia ke-2. Pulau ini juga diduga sebagai "Pulau Penjara" atau "Pulau Neraka". Namun, kini pulau tersebut sudah dibuka untuk umum, bahkan sering diambil untuk setting sebuah film.

4.  Agdam, Azerbaijan

(foto: sometimesinteresting.wordpress.com)

Agdam adalah sebuah kota di Azebajian yang penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun pada tahun 1993, penduduk kota Agdam menghilang sepanjang perang Nagorno-Karabakh.

Pada saat itu Agdam menajdi tempat pertempuran sengit, tentu banyak sekali korban yang meninggal dalam perang tersebut. Namun, sebagian warga ada yang pergi meninggalkan kota tersebut dan pergi ke arah timur. Rumah, beserta bangunan lainnya runtuh, akan tetapi ada sebuah mesjid yang kondisinya untuh sampai sekarang.

3. Oradour Sur Glane, Prancis

(foto: neomisteri.com)

Oradour Sur Glane sudah menjadi kota mati sejak tahun 1944. Kota ini hancur ketika para tentara Nazi membunuh 642 penduduk setempat dengan keji. Rumah-rumah dibakar beserta kendaraannya, kini kota tersebut masih nampak memperlihatkan kekejaman yang dilakukan pasukan Nazi. Konon, kota tersebut sering memunculkan penampakan dan suara yang misterius.

2. Beichuan, China

(foto: amusingplanet.com)

Pada tahun 2008, Kota Beichuan merupakan daerah paling parah terkena gempa dari semua daerah di China. Kota Beichuan menjadi salah satu kota mati di zaman era modern sekarang ini karena bencana alam.

Gempa dahsyat tersebut telah memakan banyak korban jiwa, termasuk 1.000 siswa yang tewassaat pembelajaraan sedang berlangsung.

Kota ini dianggap terlalu rentan terkena bencana alam sehingga dibiarkan begitu saja. Beberapa bangunan memang ada yang masih utuh, namun sebagian besarnya rata dengan tanah. Pada akhirnya kota tersebut dibiarkan apa adanya dan dijadikan museum terbuka untuk para wisatawan.

1. Pripyat, Ukraina

(foto: miniganb.wordpress.com)

Pripyat adalah kota mati yang terletak dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobly, di Oblast Kiev, Ukraina bagian utara. Kota ini didirikan pada tahun 1970 yang mempunyai penduuduk sekitar 50.000 jiwa.

Pada tahun 1986, kota ini dengan cepat menjadi kota mati yang tak berpenghuni. Kota ini ditinggalkan oleh para pendududuk akibat bencana nuklir Chenorbly secara besar-besaran.
X