5 Foto Menyayat Ini Buktikan Rasa Kemanusian Itu Masih Ada

Seorang gadis kecil memberikan bunga kepada tentara

Akhir-akhir ini masyarakat dunia tengah dikhawatirkan dengan serangan-serangan teroris, terutama sejak kejadian ISIS menyerang Paris beberapa waktu lalu. Akibatnya kesenjangan sosial dan kepercayaan antara sesama mulai memudar.

Meski banyak orang beranggapan dunia ini semakin kejam, nyatanya rasa kemanusian sejati itu masih ada di dunia ini. Saling menghormati antara umat beragama, ras, teman dan kerabat masih bisa kita rasakan.

Bagi kalian yang sudah merasa rasa kemanusian di dunia ini sudah mulai menghilang, tunggu sampai melihat foto-foto menyayat hati ini. Mungkin foto-foto ini bisa memulihakan keyakinan kalian akan kemanusian.

5. Remaja membantu rivalnya mencapai garis finish


Seorang wanita remaja berusia 17 tahun bernama Vogel melakukan hal diluar dugaan selama perlombaan lari yang berlangsung di Columbus pada tahun 2012 lalu.

Ketika itu Vogel melihat rivalnya mengalami keram kaki saat sedang lari. Tak disangka-sangka, ia membantu rivalnya tersebut untuk mencapai garis finish dan menyelesaikan perlombaan. Meskipun ia kalah, tapi ia mendapat pujian dari banyak orang.

Dalam hidup ini, banyak orang yang akan melakukan apa saja demi meraih kemenangan untuk dirinya sendiri, termasuk merugikan orang lain, sebut saja para koruptor. Namun apa yang dilakukan Vogel membuktikan bahwa kemenangan bukan segalanya, tetapi saling membantu dan memahami perasaan orang adalah segalanya.

4. Umat Kristen di Mesir melindungi umat Muslim yang sedang berdoa


Pada Januari 2011, kelompok radikal Islam disalahkan atas serangan bom bunuh diri di Alexandria, Mesir, yang menewaskan 23 orang umat Kristen ketika mereka sedang berdoa.

Ketegangan antar umat beragama pun terjadi di wilayah tersebut. Meskipun demikian, hal menggetarkan hati dilakukan sejumlah umat Kristen ketika mereka melindungi umat Muslim yang sedang berdoa menolak kekerasan di negara mereka.

3. Pria mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan kanguru dari banjir


Jika manusia berani menyakiti sesama manusia lagi, maka masih banyak manusia yang berani menyelamatkan sesama manusia. Bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi kepada hewan juga.

Seperti yang dilakukan pria bernama Ray Cole ini yang rela mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan seekor bayi kanguru yang terseret banjir di Queensland, Australia, pada tahun 2012 lalu.

Ketika itu, niat Cole untuk menyelamatkan kanguru tersebut sempat dihalang-halangi polisi dan menganggap Cole konyol karena mau mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan kanguru tersebut.

Meskipun demikian, ia tetap nekad berenang melawan arus deras banjir untuk menyelamatkan kanguru itu. Beruntung ia berhasil dan langsung mendapat tepuk tangan meriah dari banyak orang.

2. Ayah kandung dan ayah tiri bersatu di pernikahan putrinya


Seorang fotografer pernikahan mengupload sebuah foto mengharukan pada bulan Oktober lalu. Foto ini menunjukkan tindakan sportif seorang pria sejati,

Todd Bachman adalah ayah kandung dari mempelai wanita. Dia dan istrinya memang sudah bercerai dan kini mantan istrinya itu sudah memiliki suami baru. Meskipun demikian, Todd tak menganggap suami baru istrinya itu adalah musuh atau saingannya.

Saat putri mereka menikah, ayah tirinya hanya melihat dan berdiri di belakang. Tak tega melihat ayah tiri putrinya itu hanya diam saja, Todd langsung menghentikan upacara pernikahan dan langsung menariknya untuk bergabung mendampingi putrinya.

Awalnya, ayah tiri putrinya itu menolak, tetapi kemudian menerima tawaran Todd sambil menangis terharu.

Pria, apakah kalian punya sikap gentleman seperti Todd?

1. Gadis cilik Muslim memberikan bunga kepada tentara


Perang Teluk antara tahun 1991 dan 2004 menyebabkan kehancuran bagi warga Irak. Setelah Saddam Hussein digulingkan pada Perang Teluk II, negara Irak telah diguncang oleh pemberontakan dan perang saudara.

Meskipun ketidakstabilan dan kehancuran dialami Irak, gadis kecil ini membuktikan bahwa kemurahan dan kebaikan hati tetap bisa bertahan di tengah kehancuran.

Ketika melihat seorang prajurit sedang berstirahat dengan senapan ototmatis di pangkuannya, gadis itu mendekatinya dan kemudian memberikan sebuah bunga.

Perang memang bisa menghancurkan dunia ini, tetapi perang tidak bisa menghancurkan hati orang yang sudah dipenuhi dengan kebaikan.
X