Mengetahui Hal Ini, Kamu Akan Berpikir Dua Kali Untuk Minum Susu

Ilustrasi (foto : amomstake.com)
Selama beberapa dekade, susu telah menjadi bagian paling penting dalam menu setiap hari. Produk susu seperti keju, yoogurt, krim sampai mentega telah sukses dipromosikan oleh Marketing Plan Unified.

Sukses menjadikan susu sebagai produk paling penting untuk dikonsumsi, banyak hal yang mengabaikan fakta bahwa hingga 90 persen dari Afrika dan Amerika, 70 persen dari Asia, 15 persen anak-anak dari Kaukasia tidak dapat mencerna gula (laktosa) dalam susu.

Bukti ilmiah menunjukan bahwa produk susu yang dijadikan menu diet menjadi penyebab rasa sakit, kematian dini dan kecacatan. Protein susu yang terkandung di dalamnya menjadi penyumbang terbesar atas penyakit-penyakit tersebut.

Produk susu adalah salah satu makanan yang melalui proses pasteurisasi di mana proses ini akan membunuh sebagian besar bakteri di dalamnya, namun juga menciptakan fragmen virus yang berbahaya bagi kesehatan.

Bukan rahasia lagi, sapi-sapi perah penghasil susu diberikan hormon buatan (rBGH) untuk meningkatkan produksi susu yang terbukti menjadi pemicu pertumbuhan sel kanker seperti insulin.

Susu menjadi salah satu penyebab beberapa penyakit seperti diabetes, sembelit, masalah kulit seperti ruam atau jerawat, iritasi usus, obesitas hingga kanker.

Sumber: Nutritionstudies.org
X