"Sahabatku Menikahi Pria Yang Memperkosaku"

Daniel Howard dan April (foto: Metro.co.uk)

Seorang wanita yang tak disebutkan namanya telah berbicara perihal penderitaannya, di mana hatinya hancur melihat teman baiknya menikah dengan pria yang telah memperkosa dan menghancurkan hidupnya.

Korban dilaporkan mengalami gangguan stres pasca trauma (PTSD) setelah ia diperkosa oleh seorang petugas Royal Army Medical Corps, Daniel Howard. Tak hanya itu, ia juga dijauhi oleh sahabatnya, April yang menikah dengan Howard.

Penderitaan wanita tersebut tak sampai disitu, ia juga harus kehilangan pacarnya yang bunuh diri setelah mengetahui ia diperkosa. Kemudian berlanjut dengan melihat sahabat baiknya sejak kuliah harus menikah dengan pria yang telah merenggut hidupnya.

"Saya bermaksud untuk menjadi pengiring penganti di pernikahannya (April)," kata wanita itu, seperti dilansir Metro.

"Kita bermaksud memiliki anak pada waktu yang sama dan membesarkan mereka bersama-sama. Saya hanya mengatakan ini untuk mencoba melindungi April," tambahnya.

"Aku tidak bisa berdiri di gereja pada hari pernikahannya, setelah mengetahui apa yang terjadi dan itu kemungkinan besar akan terjadi lagi."

April dan Daniel Howard (foto: Metro.co.uk)

Sementara itu, Howard dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara pada pekan lalu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang terjadi pada bulan Februari tahun lalu.

Dia memperkosa seorang wanita yang sekarang berusia 26 tahun, di kediamannya di Darlington, County Durham, setelah minum-minuman di klub malam.

Ketika penangkapannya, Howard mengarang cerita untuk menolak tuduhan pemerkosaan tersebut. Dia mengklaim bahwa wanita tersebut menemukan salah satu mainan seks-nya dan menggunakannya untuk menanam DNA pada dirinya sendiri. Dia juga mengatakan bahwa korbannya itu cemburu dengan hubungannya dengan April.

Namun ketika Howard dinyatakan bersalah di pengadilan, istrinya April menangis. Korban hanya ingin melindungi sahabatnya dari orang yang telah menghancurkan hidupnya, ia juga tak ingin kejadian serupa terulang lagi.
X