Kenali Jenis-Jenis Jerawat Dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi (foto : healthxchange.com.sg)
Hampir semua orang pernah mengalami kulit berjerawat. Jerawat merupakan gangguan pada kulit wajah yang dipengaruhi oleh faktor hormonal dan kebersihan wajah. Jerawat timbul karena pori-pori kulit wajah tersumbat oleh kotoran, sel kulit mati dan minyak.

Jerawat juga memiliki beberapa jenis dan setiap jenisnya memiliki cara penanganan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda harus tahu terlebih dahulu jenis jerawat yang Anda miliki sebelum mulai melakukan perawatan.

Melansir dari situs wajahjerawat.com, ada beberapa jenis jerawat di bidang medis yang harus diperhatikan penyebabnya dan juga cara mengatasinya, berikuti di bawah ini ulasannya.

1. Jerawat biasa

Jerawat ini berbentuk kecil dan berwarna putih kemerahan. Jerawat ini muncul karena pori-pori kulit yang tersumbat dan terinfeksi bakteri propionibacterium acne yang juga dapat menimbulkan iritasi pada daerah sekitar wajah lainnya.

Cara mengatasinya sangat mudah dan murah untuk dilakukan, gunakan masker tomat, lemon atau jeruk nipis. Oleskan perasan lemon atau jeruk nipis pada wajah setelah mencuci wajah dengan sabun kemudian bilas dengan air.

2. Jerawat batu

Jerawat batu memiliki bentuk lebih besar, merah dan meradang dibandingkan jerawat biasa. Jerawat batu termasuk jerawat yang sulit dihilangkan.

Karena sulit dihilangkan dan meradang, untuk mengatasi jerawat batu sebaiknya konsultasi terlebih dahulu pada dokter kulit.

3. Jerawat juvenil

Jerawat ini biasa timbul karena masalah hormonal. Jerawat yang biasa muncul di usia 14-20 tahun ini diakibatkan karena fungsi hormon yang belum maksimal memproduksi minyak atau sebum.

Jerawat ini terjadi secara alami sehingga jangan dilakukan cara-cara berbahaya untuk mengatasinya. Cukup gunakan sabun bayi atau masker alami untuk atasi jerawat jenis ini.

4. Jerawat vulgaris

Jerawat jenis ini ditandai dengan erupsi komedo tertutup atau terbuka serta jerawat yang diiringi kemerahan. Jerawat ini timbul karena pengaruh kosmetik, kelebihan minyak, perubahan hormonal serta pelepasan kulit mati yang tak maksimal.

Untuk mengatasi jerawat ini perlu adanya upaya untuk mengendalikan kelebihan minyak, menghilangkan bakteri dan meningkatkan pergantian sel kulit mati.

5. Jerawat rosacea

Jerawat ini biasa timbul pada wanita berusia 30-50 tahun. Awalnya jerawat ini menimbulkan kemerahan dan peradangan sehinggu muncul sisik di sekitar lipatan hidung.

Untuk mengatasinya dibutuhkan campur tangan dokter spesialis kulit dengan cara kompres air panas atau menggunakan penyinaran infra merah.

6. Jerawat nitrosica
 
Jerawat ini adalah jerawat yang harus dihindari karena akan menimbulkan lubang pada wajah. Luka atau lubang yang membekas akan sulit hilang jika dibiarkan.

Untuk mengatasinya harus dibantu oleh dokter spesialis kulit dengan teknologi kecantikan seperti mikrodermabrasi sampai teknologi laser.
X