Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Kematian

Ilustrasi mayat (foto: metro.co.uk)

Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami yang namanya kematian. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang terjadi pada tubuh ketika seseorang sudah tak bernyawa lagi?

Genny Wilkinson-Priest, seorang guru yoga wanita, mencoba menjelaskan tentang apa yang terjadi pada tubuh setelah seseorang meninggal.

"Apa yang saya perhatikan pertama-tama adalah warna otot, cokelat cerah membusuk. Tulang, sebaliknya, cukup berkilau," ujar Genny seperti dilansir Metro.co.uk, Selasa, 29 September 2015.

Dia menggambarkan secara manual bahwa bola tulang paha dan otot piriformis mengalami gesekan. Otot piriformis sendiri adalah otot besar di wilayah gluteal tubuh Anda, tepatnya di pada bagian tangan.

"Profesor Davies selalu mengingatkan kita harus mempertimbangkan tubuh secara keseluruhan," katanya.

Berikut penjelasan secara rinci apa yang terjadi pada tubuh manusia ketika meninggal:

Tubuh mendingin: Segera setelah jantung berhenti berdetak, tubuh dengan cepat mendingin sampai mencapai suhu ruangan. Peristiwa ini disebut Algor Mortis.

Rigor Mortis: Tanpa pompaan jantung, darah akan menggumpal di pembuluh darah, arteri dan kapiler, yang menyebabkan seluruh tubuh menjadi kaku. Rigor mortis terjadi 2 sampai 6 jam setelah kematian.

Dekomposisi: Selama beberapa hari setelah kematian, beberapa sel tubuh, seperti sel kulit akan dirusak oleh bakteri sehingga membuat tubuh jadi membusuk.

Warna: Pertama tubuh akan berubah warna jadi hijau, kemudian ungu, dan kemudian menjadi hitam.

Bau: Tubuh yang sudah membusuk akan mengeluarkan bau tak sedap seperti gas belerang atau telur busuk.

Kembung: Gas juga menumpuk di dalam tubuh, menyebabkan mayat meluas, bola mata keluar dari rongganya, dan memaksa lidah keluar dari mulut.

Melepuh: Seminggu setelah kematian, kulit tubuh akan melepuh, sehingga disentuh sedikit saja akan mudah rapuh.

Terakhir: Sebulan setelah kematian, rambut mayat dan kuku akan rontok, organ-organ tubuh akan mencair. Tubuh kemudian membengkak sampai meledak. Setelah itu, mayat tak meninggalkan apa-apa kecuali kerangka.

Kita sebagai manusia, pasti akan mengalami tahap-tahapan di atas. Jadi, kita harus selalu ingat bahwa nanti kita juga akan mengalami kematian.
X