Wabah Mematikan Ini Renggut Ratusan Juta Jiwa Dalam 10 Tahun

Ilustrasi wabah Maut Hitam (foto: Wikipedia)

Di SMA, mungkin kalian pernah belajar tentang penyakit pes atau sampar yang pernah mewabah di Eropa pada abad ke-14. Jika kalian tidak tahu, wabah mematikan ini pernah merenggut ratusan juta jiwa dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Seperti dilansir Viralnova, penyakit yang juga dikenal sebagai Maut Hitam ini merupakan salah satu wabah epidemi mematikan yang bertanggung jawab atas tewasnya 200 juta orang di Eropa antara tahun 1346 sampai 1353.

Tak hanya di Eropa, di beberapa negara Asia seperti India, Tionkok, dan negara Timur Tengah, penyakit Maut Hitam telah merenggut nyawa sekitar 75 juta jiwa.

Menurut Wikipedia, wabah penyakit ini muncul dalam tiga varian, namun yang paling umum adalah Varian Pes yang berasal dari pembengkakan kelenjar getah bening yang muncul di leher korban, ketiak ataupun pangkal paha.

Orang yang terjangkit penyakit Maut Hitam biasanya hanya memiliki harapan hidup selama satu minggu. Sementara itu, penyakit ini biasanya disebabkan oleh kutu yang terinfeksi melalui kontak dengan hewan pengerat, seperti tikus dan marmot. Setelah tikus itu mati, kutu menggigit manusia dan menginfeksikan wabah ini kepada manusia.

Maut Hitam mengurangi populasi Eropa secara drastis pada waktu itu. Selain itu, wabah ini juga mengakibatkan perburuan dan pembunuhan terhadap kaum minoritas, seperti pengemis, pendatang, serta penderita lepara.

Pada awal abad ke-19, wabah ini berhasil dimusnahkan di Eropa, namun terus berlanjut di beberapa negara di Afrika Tengah, Asia dan Amerika Selatan.
X