September, Bulan Akan Berwarna Merah Darah, Pertanda Bencana?

Blood Moon

Bulan September nanti penduduk bumi akan melihat fenomena menakjubkan di mana bulan akan berwarna merah darah. Fenomena yang lebih dikenal sebagai Blood Moon atau Bulan Darah ini sering dikaitkan sebagai pertanda bencana, benarkah?

Pada dini hari tanggal 28 September 2015, itu akan menjadi malam yang gelap sekaligus terang. Seperti dilansir Metro, pada pukul 02:00 dini hari, bulan akan lebih dekat dengan bumi dan akan tampak lebih terang. Tapi pada pukul 03:00, Bulan akan berwarna merah tembaga.

Beberapa orang percaya bahwa fenomena ini merupakan pertanda bencana. Tapi tunggu dulu, ada penjelasan ilmiah kenapa bulan akan berwarna merah nanti.

Seperti yang kita tahu, gerhana bulan terjadi ketika posisi bumi berada di antara matahari dan bulan, di mana bulan tidak akan menerima cahaya matahari karena terhalang oleh matahari.

Nah, gerhana yang akan terjadi pada 28 September 2015 mendatang merupakan fenomena Blood Moon yang terakhir dari total empat gerhana bulan berturut-turut, yaitu pada 15 April 2014, 8 Oktober 2014, 4 April 2015, dan 28 September 2015.

Lantas bagaimana bulan bisa berwarna merah darah? Bumi kita ini memiliki bayangan berwarna merah pada bagian tepi. Itulah alasan kenapa matahari berwarna merah ketika terbenam. Saat sinar matahari sudah tersebar melewati atmosfer bumi, warna lain dari spektrum akan dihapus. Begitupun dengan Blood Moon.

Itu adalah penjelasan sederhana kenapa Blood Moon bisa terjadi. Sementara itu, sangat disayangkan fenomena seindah ini dikaitkan dengan bencana alam. Padahal, fenomena ini merupakan bukti kekuasaan Tuhan.
X