Obat-Obatan Ini Dapat Membunuh Kamu Dalam Hitungan Menit


Tak selamanya obat-obatan bisa menyembuhkan penyakit, ada beberapa obat yang tergolong berbahaya dan malah bisa membunuh penggunanya apabila disalahgunakan.

Seperti beberapa obat-obatan ini yang bisa membunuh penggunanya hanya dalam hitungan menit saja. Karena dianggap sangat berbahaya, obat-obatan ini tergolong obat terlarang sama seperti narkoba.

Berikut obat-obatan yang bisa membunuh penggunanya hanya dalam hitungan menit, seperti dirangkum Wow Menariknya dari The Richest.

7. Skopolamin

(foto: thirmonk.net)

Skopolamin atau lebih dikenal sebagai 'Nafas Setan' merupakan obat paling menakutkan di dunia. Obat ini berasal dari tanaman terompet malaikat dan neurotransmiter yang membawa informasi jangka pendek ke otak.

Biasanya korban yang memakan obat ini akan kehilangan ingatan jangka pendeknya selama beberapa jam bahkan beberapa hari. Pengguna obat ini benar-benar tidak akan sadar apa yang telah terjadi padanya setelah memakan obat ini.

Namun bukan hanya itu efek mengerikan obat ini. Pengguna bisa saja melompat dari atas jembatan bila ada seseorang yang menyuruhnya. Dalam beberapa kasus, korban juga akan mengalmi kejang-kejang yang berujung kematian.

6. LSD

(foto: jpnn.com)

Asam lisergat dietilamida atau LSD merupakan obat halusinasi paling kuat yang pernah ada. Obat ini terbuat dari jenis jamur tertentu dan biasanya dibuat berupa tablet atau dalam bentuk cairan.

Pengguna obat ini akan mengalami perubahan suasana hati yang ekstrim, halusinasi berlebihan, suhu tubuh tiba-tiba naik dan denyut jantung berdebar cepat. Bahaya terbesar dari obat ini bisa membuat pengguna melakukan hal sembrono tanpa disadari akibat efek halusinasi. Tak hanya itu, dosis yang berlebihan dari obat ini biasa menyebabkan gangguan pernapasan dan gagal jantung.

5. Krokodil

(foto: therichest.com)

Krokodil adalah obat jalanan super berbahaya yang berasal dari morfin dan obat penenang yang memiliki efek kuat terhadap meredakan nyeri.

Awalnya obat ini dikembangkan oleh ilmuwan di Swiss. Namun obat ini disalahgunakan dan dijadikan pengganti heroin. Namun efeknya lebih mengerikan lagi dari heroin.

Ketika krokodil disuntikan ke dalam tubuh manusia, pada dasarnya obat ini akan mengrogoti daging manusia yang akan menyebabkan infeksi kulit, nekrosis, ulserasi, dan gangren. Dalam hitungan menit, obat ini akan berpotensi meracuni darah, menyebabkan gagal jantung, dan pada akhirnya berakhir dengan kematian.

4. Opiat

(foto: aplharecoveryhouston.com)

Opiat adalah istilah untuk obat-obatan seperti kodein, morfin, dan vicodin. Secara hukum, obat ini digunakan oleh dokter untuk mengobati rasa sakit, tetapi banyak disalahgunakan dan tergolong jenis narkoba.

Efek obat ini akan menyebabkan pengguna mengalami rasa euforia, di mana pecandu akan mengambil dosis yang lebih tinggi lagi. Karena itulah banyak pengguna obat ini yang meninggal karena overdosis.

3. Ketamin

(foto: wikimedia.org)

Ketamin adalah obat bius sekaligus zat pengontrol nyeri yang dapat digunakan pada manusia dan hewan. Sama dengan obat lainnya, ketamin juga sering disalahgunakan dan tergolong jenis narkoba,

Pengguna obat ini biasanya akan mengalami halusinasi berlebihan. Bila digunakan secara berlebihan, obat ini dapat membunuh penggunanya dalam hitungan menit karena sesak nafas dan gagal jantung.

2. MDMA

(foto: nydailynews.com)

MDMA adalah bentuk murni dari ekstasi yang sering digunakan saat pesta. Obat ini bisa menenangkan penggunanya karena memberi efek rasa nyaman dan juga energi.

Namun, bahaya obat ini dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, sehingga bisa menyebabkan gagal jantung mendadak. Kematian umum akibat obat ini adalah dehidrasi, karena pengguna akan lupa minum air dalam waktu yang cukup lama.

1. Crystal Meth

(foto: news10.net)

Obat yang lebih dikenal sebagai metamfetamina ini sangat adiktif yang dapat mempengaruhi pusat sistem saraf manusia. Berbentuk butiran seperti kristal, obat ini biasanya digunakan sambil merokok atau dengan cara disuntikan.

Bahaya efek obat ini dapat membuat pengguna kehilangan kesadaran dan ingin terus menambah dosis. Dalam kasus ini, obat ini akan meningkatkan suhu tubuh pengguna dalam waktu cepat dan berakhir dengan kematian.
X