Ingin Cepat Kaya? Bekerjalah Di Sembilan Negara Ini

Ilustrasi kaya raya (foto: navaimtutorial.com)

Setiap negara memiliki tingkat pendapatan per kapita yang berbeda-beda. Sayangnya, pendapatan per kapita di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara maju di Eropa. Karena hal itulah cukup sulit mendapatkan banyak uang kalau bekerja di Indonesia.

Berbeda dengan sembilan negara ini yang menggaji besar para pekerjanya. Dari sembilan negara tersebut, hanya ada satu negara di luar Eropa yang menggaji besar para pekerjanya. Rata-rata gaji di negara-negara itu mencapai Rp 300 juta pertahun atau sekitar 28 ribu dolar AS.

Seperti dilansir Suara.com, berikut sembilan negara yang menggaji besar para pekerjanya. Nah, jika ingin cepat kaya bekerjalah di negara-negara ini.

9. Prancis

Prancis masuk dalam ranking ke-7 negara eknomi terbesar di dunia. Ekonom Paul Krugman menyebut kalau pekerja di Prancis sama produktifnya dengan pekerja di AS.

Namun jam bekerja di Prancis lebih sedikit ketimbang di AS, yakni hanya 35 jam per minggu. Pekerja Prancis menerima gaji rata-rata $28 ribu (Rp 378 juta) pertahun. Itu semua sudah dipotong pajak.

8. Swedia

Berdasarkan data Bank Dunia, Swedia adalah negara terkaya ke-6 di dunia berkaitan dengan GDP perkapita.

Negara Skandinavia ini mempertahankan sistem kesejahteraan sosial Nordic yang menyediakan perawatan kesehatan universal dan pendidikan tinggi bagi warga negaranya.

Namun, penduduk di sana harus menyerahkan 42,4% dari pendapatan mereka. Meskipun demikian, pendapatan warga Swedia masih terbilang cukup besar, yakni mencapai $29 ribu (Rp 391 juta) pertahun.

7. Kanada

Kanada adalah negara ketiga di dunia yang juga memiliki cadangan minyak selain Arab Suadi dan Venezuela di Benua Amerika.

Jadi tak heran jika pendapatan para pekerjanya setiap tahun lumayan menggiurkan. Pekerja di Kanada menerima pendapatan rata-rata mencapai $29.365 (Rp 396 juta) pertahun, itu pun sudah dipotong pajak sebesar 31%. Sementara itu, rata-rata jam kerja di Kanada mencapai 36 jam per minggu.

6. Austria

Austria paling banyak mengandalkan sektor pariwisata yang menyumbangkan 9 persen dari PDB. Pekerja di negara Eropa Tengah ini rata-rata mendapat gaji $31.173 (Rp 421 juta) pertahun. Dan pajaknya hampir mencapai 49%.

5. Jerman

Secara ekonomi, Jerman adalah negara terkuat di Eropa. Pajak penghasilan di Jerman mencapai 49,8 persen. Meskipun demikian, pekerja di Jerman mendapat pendapatan bersih sebesar $31.252 (Rp 422 juta) pertahun.

4. Australia

Australia lebih mengandalkan ekspor pangan dan mineral. Negeri Kanguru ini juga masuk dalam daftar negara dengan pendapatan terbesar di dunia.

Pekerjanya rata-rata mendapat penghasilan sebesar $31.588 (Rp 426 juta) pertahun dengan tarif pajak sekitar 27,7 persen, serta jam kerja 36 jam per minggu.

3. Swiss

Sektor manufaktur paling diandalkan di negara ini. Para pekerja Swiss hanya bekerja 35 jam seminggu, namun mendapat gaji rata-rata $33.491 (Rp 452 juta) pertahun.

2. Norwegia

Di negara ini kekayaan sumber daya alamnya begitu melimpah, termasuk minyak, pembangkit listrik tenaga air, perikanan dan mineral.

Sama seperti Swedia, Norwegia memiliki perawatan kesehatan universal dan pendidikan yang lebih tinggi dengan potongan pajak sebesar 37 persen dari pendapatan. Rata-rata pekerjanya mendapat penghasilan sebesar $33.492 (Rp 42 juta) pertahun.

1. Luxembourg

Pajak penghasilan di negara ini mencapai 38,7 persen. Sementara itu, rata-rata pendapatan para pekerjanya mencapai $38.951 atau sekitar Rp 526 juta pertahun.
X