Ribuan Siswa Ini Menari Saat Menyambut Jenazah Gurunya

Ribuan siswa menari saat menyambut jenazah gurunya (foto: YouTube/PNBHS)

Bila penghormatan terakhir kepada orang yang sudah meninggal berkesan diselimuti kesedihan dan tangisan, maka berbeda dengan ribuan siswa-siswi ini yang malah melakukan tarian untuk menghormati jenazah gurunya.

Ribuan siswa di SMA Palmerston North Boy, di Selandia Baru, melakukan tarian Haka ketika menyambut mobil yang membawa jenazah gurunya. Tarian ini dilakukan sebagai bentuk ucapan rasa terima kasih kepada seseorang yang sangat berjasa.

Seperti dilansir CNN, ribuan siswa tersebut memberikan penghormatan terakhir kepada gurunya yang bernama Dawson Tahana Tamatea yang meninggal pada 20 Juli lalu.

Pihak sekolah memposting cuplikan video ketika para siswa melakukan tarian Haka saat mobil jenazah Tamatea tiba. Mereka tampak antusias melakukan gerakan tari yang meliputi hentakan kaki dengan keras dan tepukan tubuh berirama.

Banyak murid-muridnya yang merasa sedih atas kepulangan guru yang paling dicintainya. Bahkan mereka menuliskan beberapa pesan mengharukan.

"Terima kasih untuk kenangannya Bapak Tamatea, Anda membuat saya menikmati kelas, Anda mengajarkan kami, dan Anda membuat mereka senang," tulis salah satu murid.

Sementara itu, Haka sendiri merupakan tarian asli suku Maori di Selandia Baru. Tarian ini biasanya dilakukan untuk menunjukkan kebanggan dan kesatuan.


X